Simpang Empat Kota Binje Semrawut, Warga Minta Pemerintah Aceh Timur Pasang Lampu Merah

 

Indonesia Investigasi 

ACEH TIMUR — Kondisi lalu lintas di simpang empat Kota Binje, Kabupaten Aceh Timur, dinilai semakin semrawut dan membahayakan pengguna jalan. Banyak masyarakat mengeluhkan ketidaktertiban pengendara yang melintas di persimpangan tersebut, sehingga kerap menimbulkan kemacetan bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.(10/3/26).

 

Bacaan Lainnya

Sejumlah warga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum tersedia lampu lalu lintas (traffic light) yang dapat mengatur arus kendaraan dari berbagai arah. Akibatnya, para pengendara sering melintas tanpa memperhatikan aturan prioritas jalan, sehingga kondisi di persimpangan menjadi tidak teratur.

 

“Setiap hari kondisi di simpang empat Kota Binje sangat padat. Banyak pengendara yang saling berebut jalan karena tidak ada lampu merah sebagai pengatur lalu lintas,” ujar salah seorang warga yang kerap melintas di lokasi tersebut.

 

Masyarakat juga mengaku sering menyaksikan pengendara yang tidak mematuhi aturan berkendara, seperti memotong jalur secara tiba-tiba dan tidak memberikan kesempatan bagi kendaraan dari arah lain untuk melintas. Kondisi ini membuat pengguna jalan merasa kurang aman. Apalagi bulan ramadhan menjelang berbuka sangat padat.

 

Karena itu, warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat segera memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut dengan membangun atau memasang lampu lalu lintas di simpang empat Kota Binje. Kehadiran lampu merah dinilai sangat penting untuk menciptakan ketertiban serta mengurangi risiko kecelakaan di kawasan tersebut.

 

Selain itu, masyarakat juga berharap pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian, dapat melakukan penertiban serta pengawasan lalu lintas secara berkala hingga adanya fasilitas pengatur lalu lintas yang memadai.

 

Dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah, diharapkan arus lalu lintas di simpang empat Kota Binje dapat menjadi lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

 

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pemerintah kecamatan ataupun pemerintah kabupaten Aceh timur.

 

Reporter: Agus S

 

Pos terkait