MILAD BIREUEN KE-27 TAHUN 2026: UTAMAKAN SYUKUR, KEMASLAHATAN, DAN PEMULIHAN KORBAN BANJIR BANDANG

 

Indonesia Investigasi

BIREUEN — 26 September 2026 — Dalam rangka memperingati Milad Kabupaten Bireuen ke-27 Tahun 2026, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Bireuen menyampaikan dukungan terhadap Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam upaya menjaga dan melaksanakan Syariat Islam, serta mendorong agar seluruh rangkaian kegiatan Milad tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, adat dan budaya Aceh.

 

Bacaan Lainnya

DPW FPI Bireuen senantiasa bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam pelaksanaan Syariat Islam dan berbagai upaya menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Dalam momentum Milad Kabupaten Bireuen ke-27 ini, DPW FPI Bireuen juga akan membangun komunikasi dan bersilaturahmi dengan panitia pelaksana kegiatan, sebagai bentuk sinergi dan kepedulian bersama agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik serta tidak terdapat kegiatan yang bertentangan dengan Syariat Islam.

 

Ketua DPW FPI Bireuen, Tgk. Zainuddin MZ, Albiruny, yang akrab disapa Teungku Z, mengatakan bahwa pihaknya lebih mengedepankan komunikasi, silaturahmi, dan kerja sama dalam menjaga pelaksanaan kegiatan agar tetap sesuai dengan nilai-nilai agama dan kearifan lokal Aceh.

 

«“Kami selalu bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam pelaksanaan Syariat Islam. Dalam momentum Milad ini, kami akan bersilaturahmi dengan panitia pelaksana untuk membangun komunikasi dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan Syariat Islam, adat dan budaya Aceh.”»

 

Menurutnya, peringatan Milad hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

«“Kalau ingin membuat syukuran Milad Kabupaten Bireuen, mari kita laksanakan syukuran yang sesuai dengan kehendak Pemberi nikmat, yaitu Allah Subhanahu wa Ta’ala. Syukuran dapat diwujudkan melalui doa dan zikir, pengajian, santunan anak yatim, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta kegiatan sosial dan pemberdayaan ekonomi.”»

 

Di tengah kondisi sebagian masyarakat yang masih membutuhkan perhatian setelah terdampak banjir bandang, DPW FPI Bireuen berharap semangat Milad juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat terdampak, membantu pemulihan kehidupan mereka, serta menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat.

 

DPW FPI Bireuen berharap Milad Kabupaten Bireuen ke-27 Tahun 2026 menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Bireuen yang religius, peduli, dan penuh keberkahan.

Pos terkait