Indonesia Investigasi
ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil,S.E.,M.M atau yang akrab disapa Ayahwa, menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas insiden berdarah yang terjadi di Desa Pulo Kenari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, Aceh. Peristiwa tersebut dilaporkan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan mengalami luka-luka. Rabu (4/11/2026).
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, mengatakan Ayahwa menyampaikan rasa prihatin mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa tersebut. Ia juga menyampaikan simpati dan solidaritas kepada seluruh keluarga korban yang tengah menghadapi masa duka.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan, “ujarnya
Ayahwa juga berharap seluruh masyarakat yang mengalami luka-luka segera mendapatkan penanganan medis secara optimal dan turut mendoakan agar para korban dan keluarga yang terluka diberikan kekuatan dalam menghadapi situasi sulit tersebut.
Menurut Ayahwa, peristiwa yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka seperti ini merupakan duka bagi seluruh masyarakat Aceh. Terlebih, Aceh telah melewati perjalanan panjang dalam membangun perdamaian, sehingga setiap peristiwa yang berpotensi dapat mengusik perdamaian, ketenteraman dan keselamatan masyarakat patut menjadi keprihatinan bersama.
Ia berharap situasi di Kabupaten Pidie dapat segera kembali kondusif dan pulih kembali dan kepada seluruh pihak agar mengedepankan ketenangan, menahan diri, serta menghormati proses hukum yang dilakukan oleh aparat berwenang.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Kita berharap situasi segera pulih dan tidak ada lagi korban jiwa serta masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan tenteram,” demikian pesan Ayahwa.







