Indonesia Investigasi
PEUNARON, ACEH TIMUR — Seorang anak berusia 9 tahun bernama Iskandar bin Faisal dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, pada Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi saat korban sedang mandi di sungai bersama teman-teman sebayanya. Secara tiba-tiba, korban terjatuh ke aliran sungai yang memiliki arus cukup deras hingga terbawa arus dan menghilang dari pandangan.
Melihat kejadian itu, teman-teman korban segera memberitahukan kepada masyarakat setempat dan keluarga bahwa Iskandar telah hilang terbawa arus sungai.
Informasi kejadian kemudian diteruskan oleh Jefri (ABT), anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh Timur, kepada rekan-rekan RAPI lainnya agar segera disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Tim SAR Aceh Timur untuk membantu proses pencarian.
Hingga Minggu sore (11/10/2026), korban belum ditemukan dan upaya pencarian masih terus dilakukan.
Saat dikonfirmasi, anggota BPBD Aceh Timur menyampaikan bahwa pencarian berpeluang dilanjutkan pada malam hari apabila kondisi air sungai memungkinkan dan arus tidak terlalu deras.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya aktivitas di sungai, terutama ketika arus cukup kuat. Anak-anak yang bermain atau mandi di sungai sangat rentan mengalami kecelakaan apabila kondisi air tidak aman.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan anak-anak tidak mandi atau bermain di sungai dengan arus deras tanpa pengawasan orang dewasa.
Semua pihak berharap korban segera ditemukan dan proses pencarian dapat berjalan dengan lancar. Keluarga korban juga diharapkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.*







