Indonesia-Investigasi.com
GUNUNGSITOLI – Personel Polsek Gido Polres Nias bergerak mendatangi lokasi kebakaran yang menghanguskan sejumlah bangunan di Dusun II, Desa Hilizoi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias. Rabu, 4 November 2026 (Pagi)
Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Sementara itu, Polsek Gido menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.50 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Gido yang dipimpin langsung Kapolsek Gido IPDA Gunawan Zato Lase, S.H., segera menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penanganan.
Kebakaran terjadi pada bangunan milik HW (45) warga Dusun II Desa Hilizoi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias.
Berdasarkan keterangan awal saksi-saksi, api diduga pertama kali muncul dari bagian plafon rumah korban, tepatnya di sekitar ruang tengah yang berdekatan dengan dapur. Saat kejadian, pemilik rumah sedang membantu memandikan suaminya yang mengalami sakit stroke.
Mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran, korban kemudian keluar dari kamar dan melihat kobaran api telah muncul di bagian atas plafon rumahnya. Korban pun berteriak meminta pertolongan.
Sejumlah karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Dahan Ranting Berbuah yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memadamkan api menggunakan air dan ember. Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada berdekatan.
Akibat kejadian tersebut, api menghanguskan sebagian bangunan rumah milik korban, sembilan kamar kos-kosan atau kontrakan, serta tiga pintu ruko yang digunakan sebagai tempat operasional SPPG Yayasan Dahan Ranting Berbuah.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nias kemudian tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Sebagian ruang tamu rumah korban dan ruang depan bangunan SPPG masih tersisa, sedangkan seluruh kamar kos-kosan dilaporkan habis terbakar.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp500.000.000 (lima ratus juta rupiah).
Di lokasi kejadian, personel Polsek Gido melaksanakan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya membantu proses pemadaman, melakukan pengaturan arus lalu lintas, melaksanakan pengecekan dan olah TKP, memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Kapolsek Gido IPDA Gunawan Zato Lase, S.H., menyampaikan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah awal guna mengetahui sumber dan penyebab munculnya api.
Polres Nias mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memeriksa instalasi listrik, memastikan peralatan elektronik digunakan sesuai standar keamanan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Humas Polres Nias
(FZ)







