Indonesia Investigasi
BANDA ACEH — Program Studi Perbandingan Mazhab dan Hukum (PMH) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Ar-Raniry terus memperkuat eksistensinya di kancah internasional. Pada tahun 2026 ini, Prodi PMH resmi menerima 8 orang mahasiswa asing asal Malaysia dan Thailand yang menempuh pendidikan melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Jalur RPL merupakan program khusus yang dirancang untuk menjembatani mahasiswa lulusan Diploma Tiga (D3) atau mahasiswa pindahan agar dapat melanjutkan studi ke jenjang Sarjana (S1). Dalam angkatan ini, para mahasiswa asing tersebut memanfaatkan jalur RPL untuk menyelesaikan gelar S1 mereka di UIN Ar-Raniry, setelah sebelumnya menyelesaikan program D3 di Kolej Darul Ulum, Kedah, Malaysia.
Alasan Memilih Prodi PMH UIN Ar-Raniry
Ada beberapa faktor utama yang mendorong para mahasiswa rumpun Melayu ini untuk melabuhkan pilihan studinya di kampus energi tamaddun tersebut:
– Kurikulum yang Paling Relevan: Prodi PMH dinilai memiliki keselarasan kurikulum yang sangat tinggi (relate) dengan program studi yang telah mereka pelajari sebelumnya di Kolej Darul Ulum, Kedah.
– Peluang Kerja Luas: Lulusan prodi ini terbukti memiliki serapan pasar kerja yang besar dan prospek karier yang cemerlang saat mereka kembali ke Malaysia maupun Thailand kelak.
– Pelayanan Administrasi yang Prima: Sistem pelayanan administrasi kampus yang cepat, jelas dan mempermudah urusan mahasiswa asing menjadi nilai plus tersendiri.
– Dosen yang Ramah & Suportif: Sikap bersahabat serta keterbukaan para dosen dalam membimbing ikut menjadi motivator kuat bagi mahasiswa asing untuk memilih UIN Ar-Raniry sebagai destinasi utama kuliah lanjutan mereka
Hadirnya mahasiswa internasional ini diharapkan dapat semakin menghidupkan iklim akademik yang global sekaligus mempererat hubungan kerja sama pendidikan di Asia Tenggara.
