Tiga Penghalang Menuju Surga: Minuman Keras, Durhaka kepada Orang Tua, dan Mengungkit Pemberian

 

Oleh: Tgk Abdullah bin Rusli

 

Rasulullah ﷺ memberikan peringatan yang sangat tegas dalam sebuah hadis:

Bacaan Lainnya

 

“Tidak akan masuk surga orang yang pecandu minuman keras, orang yang durhaka kepada kedua orang tua, dan orang yang mengungkit-ungkit pemberian.” (HR. Thabrani)

 

Hadis ini bukan sekadar ancaman, melainkan peringatan agar manusia menjaga dirinya dari perbuatan-perbuatan yang dapat merusak hubungan dengan Allah dan sesama manusia.

 

Minuman keras adalah induk dari berbagai kemaksiatan. Ketika akal telah tertutup oleh pengaruh khamar, seseorang mudah terjerumus ke dalam dosa lainnya. Karena itu Allah SWT berfirman:

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi, berhala dan mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah agar kamu beruntung.” (QS. Al-Ma’idah: 90)

 

Selain itu, durhaka kepada kedua orang tua merupakan dosa besar yang sangat dibenci Allah. Orang tua telah mengorbankan waktu, tenaga, dan kasih sayang demi membesarkan anak-anaknya. Namun, tidak sedikit yang ketika telah dewasa justru membantah, menyakiti hati, bahkan melupakan jasa mereka. Allah SWT berfirman:

 

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.” (QS. Al-Isra’: 23)

 

Perbuatan ketiga yang disebut dalam hadis adalah mengungkit-ungkit pemberian. Amal kebaikan yang seharusnya menjadi ladang pahala bisa menjadi sia-sia karena sikapi sombong dan merasa berjasa. Memberi dengan hati yang ikhlas akan mendatangkan keberkahan, sedangkan mengungkit pemberian hanya akan melukai hati orang yang menerima. Allah SWT berfirman:

 

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu merusak sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan penerima.” (QS. Al-Baqarah: 264)

 

Melalui hadis ini, Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa keselamatan menuju surga tidak hanya ditentukan oleh banyaknya ibadah, tetapi juga oleh kebersihan akhlak dan ketulusan hati. Menjauhi minuman keras, berbakti kepada orang tua, serta ikhlas dalam memberi adalah bagian dari jalan menuju ridha Allah SWT.

 

Semoga kita semua diberi kekuatan untuk meninggalkan segala perbuatan yang menghalangi rahmat Allah, memperbanyak amal saleh, serta menjaga hubungan baik dengan orang tua dan sesama manusia. Karena surga adalah cita-cita setiap mukmin, dan jalan menuju ke sana harus ditempuh dengan iman, ketakwaan, dan akhlak yang mulia.

 

“Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang taat, berbakti kepada orang tua, ikhlas dalam beramal, dan jauhkanlah kami dari segala perbuatan yang menghalangi kami dari surga-Mu.” Aamiin.

Pos terkait