PLN Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Percepatan Sertifikasi Aset Transmisi di Sumatera Utara

 

Indonesia Investigasi 

PEMATANGSIANTAR, 26 Juli 2026 – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pematangsiantar kembali mencatatkan capaian strategis dalam pengamanan aset ketenagalistrikan dengan berhasil menerbitkan sembilan sertifikat hak atas tanah tapak tower pada jalur transmisi Tebing Tinggi–Pematangsiantar dan Pematangsiantar–Porsea, Selasa (14/7). Keberhasilan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat legalitas aset transmisi guna mendukung keandalan sistem penyaluran tenaga listrik bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Penerbitan sertifikat tersebut merupakan langkah penting dalam memberikan kepastian hukum atas aset strategis perusahaan. Dengan legalitas aset yang semakin kuat, PLN dapat mengoptimalkan pengoperasian dan pemeliharaan jaringan transmisi, meminimalkan potensi sengketa pertanahan, serta menjaga keberlangsungan pasokan listrik yang andal bagi pelanggan dan sektor produktif di wilayah Sumatera Utara.

 

Manager PLN UPT Pematangsiantar, Sudarto, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi seluruh insan PLN bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan para pemangku kepentingan dalam mengamankan aset negara yang dikelola oleh PLN.

 

“Keberhasilan penerbitan sembilan sertifikat tapak tower ini merupakan capaian penting dalam upaya memperkuat legalitas aset transmisi di wilayah kerja UPT Pematangsiantar. Kami akan terus mengakselerasi sertifikasi aset sebagai bentuk komitmen PLN dalam mengelola aset negara secara profesional, akuntabel, dan berkelanjutan,” ujar Sudarto.

 

General Manager PLN UIP3B Sumatera, Elvanto, menegaskan bahwa pengamanan aset merupakan fondasi penting dalam menjaga keandalan sistem transmisi sekaligus mendukung transformasi perusahaan.

 

“Setiap sertifikat aset yang berhasil diterbitkan bukan sekadar dokumen legalitas, tetapi merupakan wujud komitmen PLN dalam melindungi aset negara dan memastikan infrastruktur ketenagalistrikan dapat beroperasi secara optimal untuk melayani masyarakat. Pengamanan aset menjadi investasi jangka panjang yang memperkuat keandalan sistem kelistrikan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta mendukung pelayanan listrik yang semakin andal dan berkelanjutan. Kami mengapresiasi kinerja UPT Pematangsiantar dan berharap capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh unit untuk terus mempercepat sertifikasi aset di wilayah kerja UIP3B Sumatera,” ujar Elvanto.

 

Wilayah kerja PLN UPT Pematangsiantar mencakup jaringan transmisi tegangan tinggi dan gardu induk yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Oleh karena itu, percepatan sertifikasi aset menjadi salah satu prioritas perusahaan dalam mewujudkan pengelolaan aset yang tertib, akuntabel, dan berkelanjutan sesuai dengan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

 

Melalui kolaborasi yang erat dengan BPN, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, PLN akan terus mempercepat penyelesaian sertifikasi aset transmisi. Upaya ini merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam memperkuat ketahanan infrastruktur ketenagalistrikan serta menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

 

Anjarrah

 

Pos terkait