Indonesia Investigasi
ACEH TAMIANG, 12 Mei 2026 – Senyum sumringah kembali menghiasi wajah siswa-siswi SDN Medang Ara. Setelah sekian lama terpaksa menuntut ilmu dalam keterbatasan, bantuan sarana pendidikan kini hadir menyapa mereka. Rumah Zakat, melalui kolaborasi dengan platform galang dana Kitabisa, menyalurkan bantuan fasilitas belajar pada Rabu, 12 Mei 2026, sebagai langkah pemulihan pasca bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang.
Banjir besar yang menerjang beberapa waktu lalu meninggalkan dampak mendalam bagi SDN Medang Ara. Arus air yang kuat menghanyutkan hampir seluruh meja dan kursi siswa, menyisakan ruang kelas yang kosong. Kondisi ini memaksa para siswa belajar dengan cara lesehan di atas tikar seadanya selama berbulan-bulan.
*Kolaborasi Kebaikan untuk Pendidikan*
Menjawab kebutuhan mendesak tersebut, Rumah Zakat menginisiasi kampanye melalui platform Kitabisa untuk mengajak masyarakat bergotong-royong. Hasil donasi dari para orang baik tersebut diwujudkan dalam bentuk:
– Set Meja dan Kursi Belajar yang baru dan layak.
– Unit Proyektor untuk mendukung digitalisasi pembelajaran.
– Perlengkapan Penunjang Kelas lainnya.
“Anak-anak di sini memiliki daya juang yang luar biasa. Meski fasilitas sekolah hancur, semangat mereka tidak padam. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa semangat itu didukung oleh fasilitas yang memadai agar mereka bisa belajar dengan nyaman kembali,” ujar perwakilan tim Rumah Zakat di lokasi.
*Apresiasi dan Dampak Nyata*
Kepala Sekolah SDN Medang Ara mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya saat menerima bantuan secara simbolis. Ia menyebutkan bahwa bantuan ini merupakan angin segar bagi pihak sekolah dan orang tua murid.
“Selama ini anak-anak belajar duduk di lantai, tentu tidak maksimal untuk konsentrasi dan kesehatan tulang punggung mereka. Dengan adanya meja, kursi, dan proyektor baru ini, suasana kelas menjadi jauh lebih kondusif dan modern. Terima kasih banyak kepada donatur Kitabisa dan Rumah Zakat,” ungkapnya.
*Komitmen Berkelanjutan*
Penyaluran ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Rumah Zakat dalam fase pemulihan (recovery) pasca bencana.
Rumah Zakat menegaskan bahwa pendampingan bagi masyarakat Aceh Tamiang akan terus dilakukan, mencakup sektor pendidikan hingga pemulihan ekonomi warga yang terdampak.
Melalui sinergi bersama Kitabisa, diharapkan lebih banyak sekolah-sekolah di pelosok yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan mencetak generasi emas Indonesia.(*)
King Li







