Indonesia Investigasi
ACEH UTARA — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seiring prediksi peningkatan curah hujan hingga akhir tahun 2026.
Langkah antisipasi tersebut merujuk pada Surat Imbauan Pemerintah Aceh Nomor 300.2/11114 tanggal 14 September 2026 yang menindaklanjuti informasi prediksi cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Kelas II Banda Aceh.
Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang akrab disapa Ayah Wa, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memahami potensi ancaman bencana di lingkungan masing-masing.
“Kami meminta warga, khususnya yang bermukim di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) seperti Krueng Sawang, Krueng Peuto, Krueng Pirak, Krueng Pase, dan Krueng Jambo Aye, agar segera mengamankan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi jika hujan deras berlangsung lebih dari dua jam,” kata Ayah Wa.
Selain itu, Bupati mengingatkan warga untuk mengetahui titik evakuasi sementara yang aman dan ramah bagi kelompok rentan serta disabilitas. Langkah-langkah penyelamatan mandiri seperti mematikan aliran listrik saat air mulai menggenang juga sangat penting untuk menghindari risiko korsleting.
“Pengawasan terhadap anak-anak juga harus ditingkatkan. Jangan biarkan anak-anak bermain di dekat saluran air, sungai, atau area banjir yang berarus deras guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya menegaskan.
Ayah Wa juga menyoroti kewaspadaan bagi wilayah dataran tinggi terhadap potensi angin kencang dan tanah longsor, serta kawasan pesisir pantai terhadap ancaman ombak pasang dan banjir rob.
Secara khusus, Bupati Ayah Wa menginstruksikan seluruh keuchik (kepala desa) dan perangkat gampong untuk proaktif memantau kondisi wilayahnya masing-masing.
“Para keuchik dan perangkat gampong kami minta segera melaporkan setiap dampak bencana atau kerusakan infrastruktur ke Posko Satgas Bencana di BPBD Aceh Utara atau melalui camat setempat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Ayah Wa.
Di akhir imbauannya, Bupati mengajak masyarakat untuk menyiapkan tas siaga bencana berisi dokumen penting serta obat-obatan dasar, serta memanjatkan doa kepada Allah SWT agar daerah Aceh Utara dijauhkan dari berbagai ancaman bencana alam.







