Gelap Gulita di Tanjung Rumbia Bulungan: Separuh Lampu Jalan Padam, Picu Ancaman Ular dan Bahayakan Anak-Anak

 

Indonesia Investigasi 

KALTARA, Indonesia Investigasi – Masalah penerangan jalan umum (PJU) kembali dikeluhkan oleh masyarakat setempat. Fasilitas lampu penerangan jalan yang sebelumnya terpasang dan berfungsi normal, kini justru dibiarkan padam tanpa perbaikan. Kondisi ini membuat kawasan Tanjung Rumbia, Kabupaten Bulungan, diselimuti kegelapan pekat setiap kali malam tiba.

Warga yang bermukim di wilayah tersebut mulai menyuarakan kecemasan mendalam. Pasalnya, padamnya separuh fasilitas PJU ini bukan sekadar masalah kenyamanan visual, melainkan sudah menjelma menjadi ancaman keselamatan yang nyata bagi ruang publik mereka.

Bacaan Lainnya

Teror Hewan Melata di Tengah Kegelapan

Dampak paling instan dari hilangnya penerangan ini adalah meningkatnya potensi bahaya dari lingkungan sekitar. Berbatasan langsung dengan area vegetasi yang cukup lebat, kawasan Tanjung Rumbia yang gelap gulita kini dilaporkan menjadi jalur pelintasan hewan melata berbahaya.

Warga mengaku beberapa kali mendapati ular berbisa keluar dari semak-semak dan menyeberang ke arah pemukiman tanpa terlihat jelas. Tanpa adanya sorot lampu jalan, aktivitas warga yang pulang bekerja pada malam hari atau sekadar berjalan kaki menuju ibadah malam menjadi sangat berisiko.

“Kalau malam betul-betul gelap separuh jalan ini. Kami takut melangkah karena khawatir ada ular atau hewan berbisa lain yang tidak sengaja terinjak,” ungkap salah seorang warga setempat dengan nada cemas.

Anak-Anak dan Pengguna Jalan dalam Bahaya

Selain teror hewan melata, kerawanan fatal mengintai anak-anak yang kerap beraktivitas atau bermain di sekitar lingkungan pemukiman pada sore menjelang malam hari. Minimnya visibilitas membuat ruang gerak mereka menjadi sangat terbatas dan berbahaya.

Bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, jalur yang gelap ini layaknya jebakan tak terlihat. Lubang-lubang kecil atau kontur jalan yang tidak rata tersembunyi di balik pekatnya malam, meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas bagi siapa saja yang melintas.

Masyarakat Tagih Langkah Nyata Pemerintah

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda perbaikan dari instansi terkait mengenai pemeliharaan lampu jalan yang padam tersebut. Masyarakat Tanjung Rumbia sangat berharap Pemerintah Kabupaten Bulungan melalui dinas teknis terkait segera mengambil tindakan konkret di lapangan.

Warga menegaskan bahwa perbaikan PJU ini tidak boleh ditunda-tunda lagi sebelum jatuh korban jiwa, baik akibat gigitan ular maupun kecelakaan fatal di jalan raya. Akses penerangan yang layak adalah hak mendasar warga demi menjamin rasa aman di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. (Tim Investigasi)

 

Pos terkait