Indonesia Investigasi
LHOKSUKON – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, dijadwalkan akan menyerahkan kendaraan operasional roda dua kepada seluruh Imum Gampong di Kabupaten Aceh Utara. Penyerahan tersebut akan berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Aceh Utara, Lhoksukon, pada Senin, 27 Juli 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, di Lhoksukon, Jumat (24/7/2026). Menurutnya, program tersebut merupakan program prioritas pemerintah aceh utara sebagai wujud komitmen dalam memperkuat pelayanan keagamaan di tingkat gampong sekaligus mendukung kelancaran tugas para Imum Gampong dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
“Program ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara terhadap penguatan peran Imum Gampong sebagai ujung tombak pembinaan syariat Islam dan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat,” ujar Muntasir.
Ia menjelaskan, undangan telah disampaikan oleh Bupati Aceh Utara kepada seluruh Imum Gampong di Kabupaten Aceh Utara untuk menghadiri acara penyerahan kendaraan operasional tersebut.
Seluruh Imum Gampong diharapkan hadir tepat waktu dengan mengenakan baju koko putih, sarung hitam, dan peci hitam, sehingga prosesi penyerahan kendaraan dapat berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.
Menurut Muntasir, pemberian kendaraan operasional ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinan Bupati H. Ismail A. Jalil (Ayahwa) dan Wakil Bupati Tarmizi Panyang sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di tingkat gampong.
“Dengan adanya kendaraan operasional ini, diharapkan mobilitas para Imum Gampong semakin meningkat sehingga dapat menjalankan tugas-tugas keagamaan, memimpin ibadah, memberikan pembinaan kepada masyarakat, serta mendukung berbagai kegiatan sosial keagamaan secara lebih optimal,” tambahnya.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan keagamaan di tingkat gampong sebagai bagian dari upaya mewujudkan Aceh Utara bangkit yang religius, harmonis, dan berdaya saing. []
King Li







