Indonesia Investigasi
ACEH UTARA – Yayasan Muslim Aceh Peduli yang bergerak di bidang sosial, keagamaan, kemanusiaan, rekonstruksi pascabanjir, serta pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H secara akbar.(31/10/2026).
Kegiatan Maulid Akbar tersebut akan dilaksanakan pada tanggal *18 sampai dengan 21 Oktober 2026*.
Ketua Umum Yayasan Muslim Aceh Peduli Muslim Syamsudin menyampaikan, dalam momen Maulid ini akan dilaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan sosial dan edukatif.
“Insyaallah di tanggal 18 sampai dengan tanggal 20, kami dari pimpinan Yayasan Muslim Aceh Peduli akan melaksanakan Maulid Akbar. Dalam momen memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW akan dilaksanakan beberapa kegiatan,” ujarnya.
Adapun rangkaian kegiatan tersebut meliputi:
1. Bakti Sosial: Pemberian santunan kepada lebih kurang 100 orang anak yatim tingkat SD dan SMP.
2. Lomba Edukasi Antar Sekolah: Perlombaan Tahfiz Al-Quran, lomba pidato antar sekolah, dan lomba video dokumenter yang menceritakan tentang pemanfaatan program MBG sebagai program prioritas Pemerintah Republik Indonesia.
3. Lomba Antar Dapur MBG: Perlombaan memasak antar dapur MBG yang akan dinilai langsung oleh para chef profesional. Selain itu akan dipilih dapur-dapur terbaik dengan beberapa kategori penilaian, yakni kategori Higienis, Administrasi Terjaga, Lingkungan Terjaga, pengelolaan IPAL dan lain sebagainya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga akan memberikan penghargaan kepada para juru masak dan pengelola dapur yang selama ini dinilai mampu menjaga kualitas MBG sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pemerintah.
Puncak acara akan dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2026 dengan agenda pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, santunan anak yatim, serta lucky draw dengan berbagai hadiah menarik yang akan diikuti oleh seluruh relawan Muslim Aceh Peduli.
Menurut Ketum, tujuan utama dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah untuk mempersatukan persepsi dan mempererat silaturahmi antar relawan, pekerja, dan pengelola MBG.
“Tujuan daripada semua ini adalah untuk mempersatukan mereka-mereka yang bekerja selama ini di MBG, kegiatan sosial para relawan Muslim Aceh Peduli. Ini adalah momen menyatukan persepsi bahwa kita saling bermanfaat,” tutupnya.(Raf)







