Indonesia Investigasi
BERAU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau terus memperdalam penyelidikan terkait kasus dugaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) fiktif yang terjadi di salah satu unit bank Himbara di Kecamatan Talisayan. Skandal yang diduga merugikan negara tersebut kini masuk dalam pengawasan ketat tim penyidik korps adhyaksa.
Hingga saat ini, jaksa penyidik dikabarkan telah memanggil sejumlah saksi untuk mengklarifikasi mekanisme penyaluran kredit yang disinyalir tidak sesuai prosedur. Fokus penyelidikan tertuju pada adanya manipulasi data nasabah yang digunakan untuk mencairkan dana tanpa sepengetahuan pemilik identitas asli.
“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung untuk memperkuat konstruksi hukum kasus ini,” ujar perwakilan Kejari Berau saat memberikan update perkembangan kasus. Penyelidikan ini diharapkan mampu mengungkap aktor intelektual di balik penyimpangan dana bantuan pemerintah tersebut.
Sudirman







