Indonesiainvestigasi.com
SUBULUSSALAM – Kota Subulussalam resmi ditetapkan sebagai salah satu daerah penyelenggara Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Rintisan Tahun 2026. Penetapan ini diumumkan setelah pertemuan pada 18 Juni 2026 antara Pemerintah Kota Subulussalam dengan Sesditjen PAUD Dikdas dan Pendidikan Nonformal Kemendikdasmen, Dr. Eko Susanto, S.E.M.Si.
Dari 15 SNT Rintisan yang akan mulai beroperasi di Indonesia tahun ini, Subulussalam menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Aceh sekaligus di seluruh Pulau Sumatera yang mendapat kepercayaan tersebut.
Kepercayaan ini diberikan setelah Subulussalam melewati proses verifikasi dan validasi yang ketat. Kesiapan pemerintah kota dalam menyiapkan sarana prasarana, tenaga pendidik, serta calon peserta didik menjadi pertimbangan utama.
SNT Rintisan Kota Subulussalam akan membuka jenjang SMP dan SMA. Masing-masing jenjang akan menerima 60 siswa melalui proses seleksi. Sekolah ini dirancang dengan fasilitas pendidikan yang lengkap dan modern.
Seluruh peserta didik akan mendapat pendidikan gratis, termasuk seragam sekolah, laptop, dan sarana pendukung lainnya. Program ini membuka peluang besar bagi generasi muda Subulussalam untuk mengakses pendidikan berkualitas dan berdaya saing tinggi tanpa terbebani biaya.
Wali Kota Subulussalam H. Rasid Bancin menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya Ditjen PAUD Dikdas dan PNFI, atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami berkomitmen bekerja cepat dan maksimal agar SNT Rintisan Kota Subulussalam dapat segera beroperasi dan menjadi pusat lahirnya generasi unggul masa depan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Subulussalam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama mendukung program ini demi kemajuan pendidikan dan masa depan anak-anak di daerah.
Jusmadi







