Sekda Pekalongan Diperiksa Lagi oleh KPK, Sejumlah Pejabat Pemkab Turut Dimintai Keterangan

 

Indonesia Investigasi 

PEKALONGAN – Indonesia investigasi. com – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, kembali menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/4/2026). Pemeriksaan tersebut berlangsung di halaman Satreskrim Polres Pekalongan Kota.

 

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya kepada awak media usai pemeriksaan, Yulian Akbar menyampaikan bahwa pertanyaan yang diajukan penyidik masih berkaitan dengan persoalan outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

 

Ia menjelaskan, pemeriksaan yang dijalaninya merupakan kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya, dengan materi yang masih seputar hal yang sama.

 

“Ini hanya melanjutkan pemeriksaan kemarin. Materinya masih sama,” kata Yulian Akbar.

 

Menurutnya, jumlah pertanyaan yang disampaikan penyidik tidak terlalu banyak. Ia juga mengaku tidak mengingat secara pasti berapa pertanyaan yang diajukan selama proses pemeriksaan berlangsung.

 

“Tidak banyak pertanyaannya,” ujarnya singkat.

 

Meski demikian, Yulian menegaskan bahwa sejumlah hal yang ditanyakan penyidik sudah masuk dalam materi penyidikan, sehingga dirinya tidak dapat menyampaikannya secara terbuka kepada publik.

 

“Kalau soal itu sudah masuk materi penyidikan, jadi saya tidak bisa menyampaikan,” jelasnya.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan kemungkinan masih akan berlanjut sesuai kebutuhan penyidik. Sebelumnya, ia telah menerima surat panggilan dari KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan pada hari ini.

 

Diketahui, KPK saat ini tengah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan guna mendalami berbagai keterangan yang dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara tersebut.

 

Berdasarkan pantauan media, sejumlah saksi yang turut diperiksa oleh penyidik KPK antara lain:

 

1. Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar

2. Sekretaris Dinas BPBD Budi Rahardjo.

3. Direktur RSUD Kajen dr. Imam

4. Admin Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Jalal

5. Pensiunan Plt. Dinperkim Rudi

6. Camat Kedungwuni Bambang Dwi Yuswanto

 

Pemeriksaan terhadap para saksi tersebut merupakan bagian dari upaya KPK untuk mengumpulkan informasi dan memperkuat alat bukti dalam proses penyidikan yang sedang berlangsung.

 

( Ari)

 

Pos terkait