Santuni Yatim dan Serap Aspirasi di Simpang Mamplam, HRD Sentil Pemenuhan Hak Korban Bencana

 

Indonesia Investigasi 

 

BIREUEN – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKB, H. Ruslan M. Daud, menggelar buka puasa bersama sekaligus menyantuni anak yatim di kediaman orang tuanya di Desa Blang Panyang, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (2/3/2026).

Bacaan Lainnya

‎Kegiatan yang dirangkai dengan agenda reses itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi Ramadan. Politisi yang akrab disapa HRD tersebut memanfaatkan momentum untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat daerah pemilihan (Dapil) Aceh II, sekaligus menegaskan komitmennya memperjuangkan berbagai kebutuhan mendesak rakyat di tingkat pusat.

‎Di hadapan ratusan warga yang hadir, HRD menerima sejumlah usulan prioritas, mulai dari pembangunan Jalan Inpres atau Inpres Jalan Daerah (IJD), program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), perbaikan saluran irigasi untuk sawah, hingga program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

‎Namun, yang paling mengemuka adalah sorotan tajamnya terhadap lambannya penanganan korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bireuen. Ia menyayangkan masih adanya warga terdampak yang belum menerima hak-haknya meski bencana telah berlalu hampir tiga bulan.

‎“Sangat kita sayangkan saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan longsor, sudah memasuki tiga bulan pascabencana, tetapi masih tinggal di bawah tenda dan belum menerima hak-hak mereka secara layak,” tegasnya.

‎Menurut HRD, para korban seharusnya telah mendapatkan hunian sementara maupun hunian tetap, bantuan pemberdayaan ekonomi, uang jatah hidup (jadup), hingga santunan kematian bagi keluarga korban meninggal dunia. Ia menilai kehadiran negara harus benar-benar dirasakan, terlebih di bulan suci Ramadan.

‎“Jangan sampai masyarakat menjalani ibadah puasa dan menyambut Idul Fitri dalam kondisi tidak pasti. Negara harus hadir, cepat dan tepat,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan tersebut, HRD juga menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama ini merupakan bagian dari arahan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, agar kader partai terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat serta responsif terhadap persoalan rakyat.

‎Suasana kebersamaan tampak hangat. HRD yang juga Ketua DPW PKB Aceh berbaur tanpa sekat dengan warga dari berbagai desa dan kecamatan. Ia mendengarkan langsung keluhan, harapan, hingga cerita keseharian masyarakat, sembari menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi tersebut di Senayan.

‎“Kami selalu menyerap aspirasi masyarakat dan insyaAllah akan terus berupaya maksimal memperjuangkannya di tingkat pusat,” katanya.

‎Salah seorang warga Simpang Mamplam, Zulfahmi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian HRD terhadap masyarakat kecil. Ia menilai kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat bukan hanya simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab moral dan politik.

‎“Pak HRD sejak menjadi Bupati Bireuen hingga sekarang di DPR RI dikenal cepat tanggap membantu masyarakat. Kami berharap perjuangan beliau untuk korban bencana dan pembangunan daerah benar-benar terwujud,” ujarnya.

‎Buka puasa bersama itu pun menjadi lebih dari sekadar tradisi Ramadan. Di tengah santunan anak yatim dan doa yang dipanjatkan, terselip pesan kuat tentang pentingnya keadilan sosial, kepedulian, dan keberpihakan nyata kepada mereka yang paling membutuhkan.

‎( Fadjar )

Pos terkait