Indonesia Investigasi
KAJEN – Indonesia investigasi.com – Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan, Sukirman, mengajak wartawan, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan pariwisata Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Press Tour Linggo Asri bertema “Bersama Mengangkat Potensi Wisata Linggo Asri, Mempererat Silaturahmi Jurnalis, Ormas, dan LSM untuk Menjaga Kondusivitas serta Membangun Kabupaten Pekalongan yang Lebih Maju” di Obyek Wisata Linggo Asri Kajen, Sabtu (13/06/2026) siang.
Menurut Sukirman keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting untuk membangkitkan sektor pariwisata yang selama ini dinilai belum berkembang secara optimal.
“Ini langkah awal yang baik untuk melakukan konsolidasi, terutama yang berkaitan dengan dukungan rekan-rekan wartawan dan juga ormas-ormas yang memang telah berpengalaman di lapangan untuk sama-sama fokus membangun pariwisata Kabupaten Pekalongan,” kata Sukirman.
Ia mengapresiasi inisiatif yang dilakukan sejumlah pihak, termasuk para pegiat pariwisata dan tokoh masyarakat, yang menunjukkan kepedulian terhadap kondisi pariwisata daerah. Menurutnya, kegelisahan yang muncul justru menjadi energi positif untuk memulai pembenahan secara bersama-sama.
Sukirman menegaskan, pemerintah daerah saat ini membuka ruang komunikasi seluas-luasnya kepada wartawan, ormas, maupun LSM. Ia memastikan tidak ada lagi hambatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah maupun DPRD sehingga berbagai persoalan dapat dibahas melalui dialog dan audiensi.
“Kritik menjadi vitamin yang sangat berharga bagi kami untuk melakukan perbaikan. Hari ini komunikasi dengan pemerintah, DPRD, kepala dinas, dan seluruh jajaran sudah sangat terbuka,” ujarnya.
Ia juga berharap media dapat ikut mempromosikan potensi-potensi wisata Kabupaten Pekalongan secara berimbang. Selain menyampaikan berbagai persoalan yang masih ada, media juga diharapkan dapat mengangkat sisi positif dan peluang yang dimiliki daerah sehingga mampu menarik minat investor maupun wisatawan.
Menurut Sukirman, perkembangan media sosial saat ini memiliki peran besar dalam memperkenalkan destinasi wisata. Ia mencontohkan sejumlah wisatawan mancanegara yang pernah mengunjungi kawasan wisata di Paninggaran setelah memperoleh informasi melalui media sosial.
“Fungsi media sosial yang dahsyat ini bisa kita kolaborasikan dengan teman-teman wartawan, masyarakat, dan dinas terkait untuk memperkenalkan potensi wisata yang kita miliki,” katanya.
Selain itu, Sukirman mengajak ormas dan LSM yang memiliki jaringan luas untuk membantu membuka akses investasi bagi pengembangan pariwisata. Pemerintah Kabupaten Pekalongan, lanjut dia, berkomitmen memberikan kemudahan perizinan serta menghapus praktik birokrasi berbelit dan pungutan tidak resmi yang dapat menghambat masuknya investor.
“Ini membuka ruang juga kepada seluruh sahabat-sahabat yang hadir, terutama bila mempunyai jaringan, kenalan, dan seterusnya, ayo kita terbuka bicarakan. Tidak ada itu yang namanya birokrasi yang berbelit-belit, perizinan yang berbelit-belit, apalagi kemudian ada pungutan di awal dan seterusnya, tidak ada, bisa saya pastikan di situ adalah garis tegasnya. Termasuk bila kemudian konco-konco membawa investor-investor yang berpotensi untuk mengelola wisata yang kita miliki ini,” ucapnya.
Ia optimistis dengan dukungan wartawan, ormas, LSM, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan, sektor pariwisata Kabupaten Pekalongan dapat berkembang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat di masa mendatang.
“Yang terpenting sekarang adalah kita bersatu, mengesampingkan kepentingan politik, dan fokus membangun Kabupaten Pekalongan. Dukungan dari teman-teman wartawan, ormas, dan LSM menjadi modal penting untuk mewujudkan hal tersebut,” tegasnya.
Sejalan dengan Plt. Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, menegaskan bahwa stabilitas dan kerukunan masyarakat menjadi syarat penting bagi tumbuhnya industri pariwisata. Menurutnya, seluruh komponen masyarakat mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, media massa hingga pelaku usaha harus bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi wisatawan.
“Kalau ingin wisata berkembang, daerah harus kondusif. Semua komponen masyarakat harus rukun, saling mendukung, dan memiliki toleransi,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sumar Rosul, pengelola kafe Linggo Asri Raharjo, Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Mores Irson, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Supriyadi, Plt. Camat Kajen Farid Khakim, serta para jurnalis, perwakilan ormas, dan LSM se-Kabupaten Pekalongan. ( Ari )







