Indonesia InvestigasiΒ
ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara menyalurkan bantuan tahap III berupa paket isi hunian dan Jaminan Hidup (Jadup) bernilai total Rp11,21 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah setempat.
Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli, menyatakan bahwa alokasi tersebut terdiri atas bantuan isi hunian senilai Rp9,82 miliar dan bantuan Jadup sebesar Rp1,39 miliar.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk membantu kebutuhan dasar sekaligus mendukung pemulihan pasca-bencana. Kami mengawal penyalurannya agar tepat sasaran sesuai ketentuan,” kata Muntasir, Selasa (11/8).
Ia menjelaskan, bantuan isi hunian didistribusikan ke sejumlah kecamatan terdampak, meliputi Banda Baro, Dewantara, Kuta Makmur, Nibong, Nisam, Nisam Antara, Paya Bakong, Pirak Timu, Samudera, dan Seunuddon.
Sementara itu, bantuan Jadup dialokasikan khusus untuk 230 Kepala Keluarga (KK) atau 1.031 jiwa di Gampong Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi alias Panyang, yang membacakan amanat tertulis Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil.
Dalam sambutannya, Bupati mengimbau para penerima agar memanfaatkan dana tersebut secara bijak untuk kebutuhan mendesak dan sebagai pemicu pemulihan ekonomi keluarga.
“Bantuan ini adalah modal awal untuk kembali bangkit sesuai slogan ‘Aceh Utara Bangkit’. Pemulihan bukan sekadar pemenuhan hari ini, melainkan bagaimana warga bisa kembali bekerja dan membangun taraf hidup yang lebih baik,” ujar Bupati dalam pesannya.
Ia menambahkan, Pemkab Aceh Utara mengapresiasi Kementerian Sosial atas dukungan yang diberikan dan berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat maupun Pemprov Aceh guna penanganan bencana secara menyeluruh.[]







