Indonesia Investigasi
LHOKSEUMAWE – Kemegahan Masjid Islamic Center Lhokseumawe yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat, kini menuai sorotan. Di balik bangunannya yang megah dan kerap menjadi ikon religi sekaligus destinasi kunjungan, kondisi fasilitas dasar justru dinilai jauh dari kata layak.(29/4/2026).
Sejumlah masyarakat mengeluhkan kondisi lantai bawah masjid, khususnya area tempat pengambilan air wudhu, yang terlihat kotor, kumuh, dan kurang terawat. Padahal, fasilitas tersebut merupakan bagian penting dalam menunjang ibadah umat Muslim, terutama pada saat salat lima waktu.
Keluhan ini juga menyoroti minimnya pengawasan dan penjagaan. Pada waktu Subuh, warga menyebut tidak adanya petugas atau penjaga yang membuka akses ke area wudhu di lantai bawah, sehingga menyulitkan jamaah yang ingin menunaikan ibadah. Situasi tersebut bahkan disebut-sebut menyerupai “bangunan tak bertuan”, jauh dari kesan masjid yang seharusnya nyaman dan bersih.
Sorotan turut diarahkan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe, khususnya Wali Kota Sayuti Abu Bakar. Masyarakat berharap adanya perhatian serius terhadap pengelolaan dan perawatan fasilitas masjid, bukan hanya menjadikannya sebagai simbol kemegahan atau destinasi wisata semata.
“Masjid ini besar dan indah, tapi sangat disayangkan jika fasilitas dasarnya terbengkalai. Kami berharap wali kota dan pihak terkait bisa turun langsung melihat kondisi sebenarnya, terutama saat Subuh,” ungkap salah satu warga.
Masyarakat menilai, kehadiran langsung pimpinan daerah ke lapangan dapat memberikan gambaran nyata terkait kondisi yang dihadapi jamaah. Selain itu, evaluasi terhadap pengelolaan kebersihan dan sistem penjagaan dinilai mendesak untuk dilakukan.
Masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan seharusnya memberikan rasa nyaman, bersih, dan aman bagi setiap jamaah. Oleh karena itu, perbaikan fasilitas serta peningkatan pengawasan di Masjid Islamic Center Lhokseumawe menjadi harapan bersama, agar kemegahan yang ada sejalan dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penulis = Riki Iswandi







