Jelang Hari Sumpah Pemuda, Tim PDKB PLN Perkuat Keandalan Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi di GITET Simangkuk

 

Indonesia Investigasi 

TOBA, 28 Oktober 2026 – Menyambut peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Pematangsiantar terus menunjukkan semangat pengabdian dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang melaksanakan pekerjaan pembebasan dan pemberian tegangan pada Pemisah (PMS) Bus Fasa R, S, dan T Section A#3 di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Simangkuk, Sumatera Utara, pada Kamis (15/10).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif PLN dalam memastikan kesiapan peralatan transmisi tegangan ekstra tinggi yang memiliki peran strategis dalam mendukung penyaluran tenaga listrik. Melalui pemeliharaan yang terencana, PLN berupaya meminimalkan potensi gangguan sekaligus menjaga kontinuitas penyaluran listrik kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan pekerjaan pada instalasi tegangan ekstra tinggi menuntut kompetensi teknis, ketelitian, dan koordinasi yang matang. Dengan mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Tim PDKB PLN UPT Pematangsiantar melaksanakan setiap tahapan pekerjaan sesuai prosedur operasional guna memastikan keselamatan personel dan keandalan peralatan.

Manager PLN UPT Pematangsiantar, Sudarto, menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam menjaga kesiapan infrastruktur kelistrikan melalui pemeliharaan yang konsisten dan terukur.

“Menjaga keandalan listrik membutuhkan kedisiplinan, kompetensi, dan tanggung jawab dalam setiap pekerjaan. Semangat Sumpah Pemuda menjadi pengingat bagi kami untuk terus bekerja dengan penuh dedikasi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan kontribusi nyata melalui pemeliharaan infrastruktur transmisi yang aman dan andal,” ujar Sudarto.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Elvanto Yanuar Ikhsan, menegaskan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat pentingnya semangat persatuan, kolaborasi, dan pengabdian dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal.

“Semangat Sumpah Pemuda mengajarkan bahwa kemajuan bangsa lahir dari persatuan, kerja keras, dan keberanian untuk terus bergerak maju. Nilai-nilai tersebut juga menjadi semangat insan PLN dalam menjalankan tugas menjaga keandalan sistem kelistrikan. Melalui kompetensi, inovasi, dan budaya keselamatan yang kuat, kami terus berupaya memastikan infrastruktur transmisi siap mendukung kebutuhan energi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Elvanto.

Lebih lanjut, Elvanto menambahkan bahwa penguatan kompetensi sumber daya manusia dan penerapan budaya keselamatan merupakan bagian penting dari transformasi PLN dalam menghadapi tantangan pengelolaan sistem ketenagalistrikan yang semakin kompleks.

Melalui pemeliharaan di GITET Simangkuk, PLN menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kesiapan infrastruktur transmisi secara berkelanjutan. Dengan semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN terus mendorong kolaborasi, profesionalisme, dan inovasi insan perusahaan dalam menghadirkan listrik yang andal sebagai penggerak aktivitas masyarakat dan pembangunan bangsa.

Pos terkait