‎HRD Perkenalkan Cut Bit di Muscab PKB Aceh Besar, Pengusaha Kuliner Ini Siap Warnai Politik ‎

 

Indonesia Investigasi 

‎BANDA ACEH – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud (HRD), secara khusus memperkenalkan sosok pengusaha kuliner asal Aceh Besar, Cut Bit, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Aceh Besar yang digelar di Aula Hotel The Pade, Selasa (14/4/2026).

Bacaan Lainnya

‎Di hadapan ratusan peserta Muscab, HRD bahkan meminta Cut Bit berdiri dari tempat duduknya untuk diperkenalkan langsung sebagai kader baru yang dinilai potensial memperkuat barisan PKB di Aceh.

‎“Kita sangat bangga kepada Cut Bit. Beliau rela meninggalkan kesibukannya sebagai pengusaha untuk bergabung menjadi keluarga besar PKB. Terima kasih Cut Bit,” ujar HRD disambut tepuk tangan hadirin.

‎Cut Bit, yang dikenal sebagai Owner Rumah Makan Cut Bit Blang Bintang, sebelumnya resmi bergabung dengan PKB usai kegiatan halal bihalal Pengurus DPW PKB Aceh periode 2026–2031 bersama insan pers di Warkop Solong Jepang, Pango, Kota Banda Aceh, Senin (30/3/2026).

‎Dalam momentum tersebut, pria bernama lengkap Muhammad itu langsung dikenakan seragam PKB oleh HRD, didampingi Ketua Dewan Syura Waled Kiran dan Sekretaris DPW Tgk Mujlisal, bersama sejumlah kader lainnya.

‎Pria kelahiran Aceh Besar, 10 April 1979 itu mengaku, ketertarikannya terhadap dunia politik sebenarnya sudah lama tumbuh. Namun, baru kali ini ia mantap menentukan pilihan untuk bergabung bersama PKB.

‎“Alhamdulillah, ini panggilan jiwa. Dengan dukungan keluarga dan kerabat, saya ingin mencoba terjun ke dunia politik untuk membawa perubahan,” ungkap Cut Bit.

‎Lulusan Magister Ilmu Pendidikan ini sebelumnya pernah berprofesi sebagai guru, sebelum akhirnya menekuni dunia usaha kuliner hingga sukses. Kini, ia ingin mengabdikan diri lebih luas kepada masyarakat melalui jalur politik.

‎Warga Desa Cot Malem, Kecamatan Blang Bintang itu juga mengaku termotivasi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya kalangan kecil dan pelaku usaha.

‎Sementara itu, HRD menegaskan bahwa kepengurusan DPW PKB Aceh yang ia pimpin saat ini mengusung konsep kolaboratif yang diibaratkan seperti “kuah pliek”, kaya akan unsur dan keberagaman.

‎Mulai dari kalangan ulama, akademisi, santri, anak muda, hingga pengusaha, semuanya dirangkul dalam satu barisan untuk memperkuat PKB ke depan.

‎“InsyaAllah kolaborasi ini akan sangat menentukan keberhasilan kita ke depan,” tutup HRD.

‎Fadjar

Pos terkait