HILMI-FPI SERAHKAN 5 UNIT PERAHU NELAYAN UNTUK KORBAN BANJIR BANDANG DI BIREUEN

 

Indonesia Investigasi 

BIREUEN – Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Dewan Pimpinan Pusat Hilal Merah Islam – Front Persaudaraan Islam (DPP HILMI-FPI) bersama Dewan Pimpinan Wilayah Front Persaudaraan Islam (DPW FPI) Bireuen kembali melaksanakan aksi kemanusiaan dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Bireuen.Selasa(02/05/2026).

 

Bacaan Lainnya

DPP HILMI-FPI bersama DPW FPI Bireuen menyerahkan 5 unit perahu nelayan kepada masyarakat korban banjir bandang di Desa Alue Kuta dan Desa Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana, khususnya bagi para nelayan yang kehilangan sarana mata pencaharian akibat banjir bandang.

 

Program pemulihan pascabencana ini merupakan tindak lanjut dari arahan Imam Besar Front Persaudaraan Islam, Habib Rizieq Shihab, saat melakukan kunjungan kemanusiaan ke Kabupaten Bireuen pada tanggal 5 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, beliau menginstruksikan agar seluruh jajaran Front Persaudaraan Islam dan Hilal Merah Islam terus mendampingi masyarakat terdampak bencana hingga mereka dapat bangkit kembali melalui berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi.

 

Adapun program bantuan perahu nelayan ini merupakan tindak lanjut dari hasil kunjungan Ketua DPP HILMI-FPI, Habib Ali Al Hamid, ke lokasi terdampak banjir bandang pada tanggal 16 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, beliau meninjau langsung kondisi masyarakat dan para nelayan yang kehilangan sarana mencari nafkah akibat bencana. Setelah menerima berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat, DPP HILMI-FPI menetapkan bantuan perahu nelayan sebagai salah satu program prioritas pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak.

 

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua Syura DPD FPI Aceh, Tgk. H. Jalaluddin H. Mukhtar (Abu Paya Kareueng). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPW FPI Bireuen Tgk. Zainuddin MZ, Sekretaris DPW FPI Bireuen Tgk. Mukhlis, Bendahara DPW FPI Bireuen Tgk. Surya Dharma Polem, serta Plt. Ketua HILMI-FPI Bireuen Tgk. Fadli Umar.

 

Dalam sambutannya, Ketua DPW FPI Bireuen, Tgk. Zainuddin MZ, menyampaikan bahwa program bantuan perahu nelayan ini tidak hanya bertujuan membantu para nelayan penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas kepada masyarakat.

 

“Program ini bukan saja bermanfaat bagi penerima manfaat perahu nelayan, tetapi juga bagi masyarakat kaum dhuafa, fakir miskin, dan anak-anak yatim. Insya Allah, sebagian hasil tangkapan dari perahu-perahu tersebut akan disisihkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, manfaat bantuan ini akan terus mengalir dan dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.”

 

Beliau berharap bantuan tersebut dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi umat sekaligus memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Bantuan oleh pihak pemberi dan penerima bantuan sebagai bentuk administrasi dan pertanggungjawaban atas penyaluran bantuan yang telah dilaksanakan.

 

DPP HILMI-FPI bersama DPW FPI Bireuen menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh donatur, relawan, dan pihak-pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan program kemanusiaan ini.

 

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Pawang Gigeh Peudada yang telah membantu proses pengantaran perahu-perahu nelayan dari Pantai Meunasah Blang, Kecamatan Peudada, menuju lokasi penerima manfaat di Kecamatan Jangka.

 

Penghargaan dan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Muhammad Jafar dari Desa Meunasah Blang, Kecamatan Peudada, yang telah bekerja dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab dalam proses pembuatan seluruh perahu nelayan sehingga bantuan dapat diselesaikan dan diserahkan tepat waktu.

 

Program bantuan perahu nelayan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan DPP HILMI-FPI bersama DPW FPI Bireuen dalam membantu pemulihan kehidupan masyarakat pascabanjir bandang sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui pemberdayaan sektor perikanan.

 

Semoga bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima serta menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur, relawan, dan pihak yang telah mendukung program kemanusiaan ini.

 

Jazakumullahu khairan katsiran

 

“Peduli dalam Musibah, Mengabdi untuk Umat.”

Pos terkait