Indoesia Investigasi
BANGKALAN – Grand Opening dan launching Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, resmi digelar pada Sabtu (27/03/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pengembangan program sosial masyarakat untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah Pusat.
Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Kabag Keuangan Kabupaten Bangkalan, Dr. H. Bambang Mustika, yang mewakili Bupati Bangkalan. Turut hadir pula Ketua Umum DPP IKAMA H.M. Rawi, Direktur Koperasi Usaha Mandiri (KUM) H. Achmad Ismail Rawi, tokoh masyarakat, serta ulama setempat.
Ketua Yayasan Adirasa Mandiri Indonesia, Dr. Moh Khiolifi Aziz, S.Pd., M.Pd, menyampaikan bahwa program ini menyasar berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari siswa PAUD, TK, SD, hingga 25 lembaga pendidikan negeri dan swasta. Selain itu, program juga menyentuh balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Total penerima manfaat mencapai sekitar 2.500 orang. Insya Allah program ini mulai berjalan pada Selasa, 1 April 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP IKAMA, H.M. Rawi, berharap kehadiran SPPG Lajing 02 dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil.
“Kami mohon dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Forkopimcam Arosbaya, kepala sekolah, serta para tokoh ulama agar program ini berjalan optimal dan mampu menyajikan pemenuhan gizi terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi internal dalam pelaksanaan program, terutama jika terdapat kekurangan dalam pelayanan.
“Jika ada hal yang belum sesuai standar gizi, mari kita komunikasikan secara internal. Jangan sampai menjadi polemik luas, cukup diselesaikan secara baik dengan pengelola SPPG,” tambahnya.
Di sisi lain, Divisi Hukum Lembaga Bhaskara Indonesia Maju, Hasin, S.H, menyebut program ini sebagai bentuk nyata kepedulian dalam menekan angka stunting.
“Kami berharap program ini mampu melahirkan generasi yang sehat dan tangguh, sehingga meningkatkan daya saing sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas,” ujarnya.
Para tokoh masyarakat dan ulama setempat menyambut baik kehadiran dapur SPPG Adirasa Mandiri Indonesia ini. Mereka optimis program tersebut akan meningkatkan kualitas gizi siswa dari tingkat PAUD hingga SD serta lembaga pendidikan lainnya di Desa Lajing.
Dengan terpenuhinya asupan gizi secara merata, diharapkan konsentrasi belajar siswa meningkat dan mampu mendorong prestasi akademik maupun non-akademik menuju terwujudnya generasi emas 2045.
(Tim)
