Indonesia Investigasi
ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil (Ayah Wa), melakukan pertemuan virtual via Zoom dengan Presiden Republik Indonesia guna melaporkan secara langsung kondisi terkini di wilayah Kabupaten Aceh Utara. Pertemuan ini difokuskan pada upaya percepatan pemulihan infrastruktur dan ekonomi masyarakat pasca-bencana banjir.
Dalam laporannya, Bupati menyampaikan bahwa meskipun situasi mulai terkendali, dampak banjir masih sangat dirasakan oleh masyarakat. Beberapa poin krusial yang disampaikan kepada Presiden antara lain:
1. Kerusakan Infrastruktur Jalan: Sejumlah ruas jalan di wilayah Aceh Utara mengalami kerusakan parah yang menghambat aksesibilitas.
2. Sektor Pertanian: Luasnya lahan persawahan warga yang terdampak banjir, yang berisiko mengganggu ketahanan pangan dan menurunkan kondisi perekonomian para petani.
3. Permohonan Dukungan Pusat: Harapan agar Pemerintah Pusat terus mengalirkan bantuan dan perhatian khusus guna mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Utara.
Sebagai bagian dari langkah nyata pemulihan, Bupati Aceh Utara juga meresmikan jembatan di Kecamatan Sawang pada Senin (9/3/2026). Jembatan ini sebelumnya sempat terputus akibat diterjang banjir, sehingga peresmiannya menjadi momen krusial untuk menyambung kembali urat nadi perekonomian dan mobilitas warga setempat.
Turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Iskandar Muda serta Dandim 0103 Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin serta Kapolres LhokseumaweAKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H.. Kehadiran petinggi TNI ini menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Aceh.
Bupati Ayahwa menekankan bahwa melalui laporan ini, diharapkan perhatian dari Pemerintah Pusat terus mengalir agar proses pemulihan di Aceh Utara berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan beraktivitas normal kembali.
Dengan diresmikannya infrastruktur jembatan tersebut, diharapkan akses transportasi logistik dan aktivitas sosial masyarakat di Kecamatan Sawang dapat kembali pulih sepenuhnya.
Safrizal
