Fadhilah Puasa & Tarawih Ramadhan ke-10:

 

“Saatnya Menguatkan Doa dan Melipatgandakan Amal”

OLEH: Tgk Abdullah

Memasuki hari ke-10 Ramadhan, kita telah melewati sepertiga awal bulan yang penuh rahmat. Di fase ini, setiap mukmin diajak untuk melakukan muhasabah: sudahkah puasa kita benar-benar membentuk ketakwaan? Sudahkah tarawih kita menghidupkan malam dengan penuh kekhusyukan?

Bacaan Lainnya

 

Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa berpuasa Ramadhan dan menegakkan (shalat malam) karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” Hadis ini bukan sekadar janji, tetapi motivasi agar puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan juga menjaga hati dari iri, dengki, dan prasangka.

 

Pada hari ke-10 ini, diyakini sebagai momentum dikabulkannya hajat. Namun perlu kita pahami, doa yang dikabulkan bukan semata karena tanggalnya, melainkan karena kualitas keimanan dan ketulusan seorang hamba. Puasa yang disertai kesabaran, kejujuran, serta menjauhkan diri dari maksiat akan melapangkan jalan bagi terkabulnya doa.

 

Demikian pula dengan tarawih. Shalat malam di bulan Ramadhan adalah madrasah ruhani yang mendidik kita untuk mencintai munajat panjang kepada Allah. Setiap rakaat yang ditegakkan dengan ikhlas menjadi ladang kebaikan berlipat ganda. Di tengah hiruk-pikuk dunia, tarawih menghadirkan ketenangan, memperbaiki relasi vertikal dengan Sang Pencipta, sekaligus mempererat ukhuwah di antara sesama jamaah.

 

Ramadhan bukan hanya ritual tahunan, tetapi momentum transformasi. Jika pada sepuluh hari pertama ini hati kita mulai lembut, mata mudah berkaca-kaca saat doa dipanjatkan, dan tangan ringan untuk berbagi, maka itulah tanda rahmat Allah sedang menyapa.

 

Mari jadikan hari ke-10 ini sebagai titik penguatan niat. Perbanyak doa, karena Allah Maha Mendengar. Perbanyak tarawih dan qiyam, karena pahala dilipatgandakan. Dan yang terpenting, jaga keistiqamahan hingga akhir Ramadhan, agar kita keluar sebagai insan yang benar-benar kembali kepada fitrah—bersih dari dosa dan kaya akan amal.

 

Semoga puasa kita diterima, tarawih kita diberkahi, dan setiap hajat yang baik dikabulkan oleh Allah SWT. Aamiin.

 

Pos terkait