Diduga Pembangunan Spam di Desa Tarakhaini Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa Asal Jadi

 

Indonesia-Investigasi.com

GUNUNGSITOLI – Diduga Pembangunan Spam di Desa Tarakhaini, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa, Kota Gunungsitoli Diduga asal jadi yang anggarannya bersumber dari dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2023 dengan nilai kontrak sebesar Rp. 1.793.880.000; dengan tujuan terbangunnya sarana air bersih. Dengan pelaksana CV. PERMATA JENNITA Yasona Zega (Wakil Direktur VI) dan PPK Ir. Maimun Bangun, S.T

 

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan awak media kepada beberapa tokoh setempat yang tidak mau disebut namanya menyampaikan bahwa mereka sangat kecewa dan kesal terkait pembangunan Spam (sarana air bersih) karena belum bisa digunakan sampai saat ini”, Kata masyarakat.

 

Kami masyarakat Desa Tarakhaini sangat minta bantu kepada media untuk menyampaikan keluhan kami ini kepada instansi terkait atas pembangunan Spam (Sarana air bersih) dimana sampai saat ini tidak berfungsi. Dan kami masyarakat juga bertanya tanya apakah telah dilaksanakan Serah terima antara Desa dengan Dinas PUTR Kota Gunungsitoli. Sampai saat ini hening dan tidak ada informasi yang pasti.

 

“Lanjut Pj. Kepala Desa Tarakhaini MJZ saat diwawancarai oleh media terkait pembangunan Spam (Sarana air bersih) di Desa Tarakhaini menyampaikan bahwa PPK Ir. Maimun Bangun, S.T berjanji saat itu, apabila ada kerusakan/kendala maka saya sebagai PPK bertanggung Jawab untuk memperbaiki kembali. Namun sampai saat ini tidak ada respond”, Ujarnya Kades.

 

“Salah seorang tukang yang tidak mau disebut namanya saat diwawancai oleh awak media menyampaikan didalam penggalian tanah untuk tempat pipa penyaluran air tidak merata dan juga pipanya kebanyakan ada sambungan dan masih ada kejanggalan yang lain” Katanya.

 

Saya dari Media Online Indonesia-Investigasi.com dan juga saya sebagai penduduk Desa Tarakhaini sudah beberapa kali saya konfirmasi kepada PPK Ir. Maimun Bangun, S.T melalui Via WhAtsapp terkait pembangunan Spam (sarana air bersih) di Desa Tarakhaini namun tidak ditanggapi.

 

Pantauan awak media dilapangan bahwa pembangunan tersebut memang banyak kejanggalan kejanggalan yang diduga tidak sesuai. Awak media akan berupaya dengan secepatnya mengkonfirmasi kembali hal ini kepada instansi terkait.

(FZ).

Pos terkait