indonesiainvestigasi.com
Labuhanbatu, Sumatra Utara –
Peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan tajam masyarakat. Seorang pria berinisial Jack (40), warga Negri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, diduga hingga saat ini masih bebas beraktivitas dan disebut-sebut mengendalikan transaksi jual beli narkoba di sejumlah titik wilayah tersebut.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah narasumber di lapangan pada Selasa (28 April 2026) menyebutkan bahwa aktivitas peredaran narkoba yang diduga berkaitan dengan Jack belum sepenuhnya berhenti, meskipun sebelumnya aparat kepolisian dari Polsek Bilah Hilir telah melakukan berbagai upaya pemberantasan yang mendapat apresiasi dari masyarakat.
Aktivitas Diduga Masih Berjalan di Beberapa Titik.
Menurut keterangan warga yang enggan disebutkan namanya, aktivitas peredaran narkoba diduga masih berlangsung di beberapa desa, termasuk di wilayah Desa Sei Tampang dan sekitar Negri Lama.
Salah satu sumber masyarakat. menyampaikan bahwa meskipun sosok Jack tidak selalu terlihat secara langsung, jaringan yang diduga terkait dengannya masih aktif menjalankan transaksi.
“Siapa bilang bang kalau si Jack itu nggak bandar narkoba lagi. Itu anggota-anggota nya masih jualan bang. Ada di Desa Sei Tampang, di Negri Lama ini bang. Masih ada lagi la bang anggota nya,” ungkap sumber tersebut.
Pernyataan ini semakin memperkuat kekhawatiran masyarakat bahwa jaringan peredaran narkoba di wilayah Bilah Hilir masih memiliki akar yang kuat dan belum sepenuhnya terputus.
Apresiasi untuk Aparat, Namun Publik Menunggu Langkah Lanjutan
Sebelumnya, masyarakat Bilah Hilir memberikan apresiasi terhadap jajaran Polsek Bilah Hilir yang dinilai aktif melakukan pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya. Langkah-langkah penindakan yang dilakukan aparat dinilai mampu menekan sebagian aktivitas peredaran narkotika.
Namun demikian, masyarakat kini berharap agar upaya tersebut tidak berhenti di tengah jalan. Warga ingin melihat kembali tindakan nyata dan tegas dari aparat kepolisian, khususnya dari Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal dan Kanit Reskrim IPDA Rico M. Siombing, S.H., M.H., untuk menindak pihak-pihak yang diduga masih terlibat dalam jaringan peredaran sabu di wilayah tersebut.
Menurut sejumlah warga, keberhasilan pemberantasan narkoba sebelumnya telah menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap aparat. Oleh karena itu, mereka yakin pihak kepolisian mampu menuntaskan dugaan aktivitas yang masih berlangsung hingga saat ini.
Kekhawatiran Warga terhadap Dampak Sosial.
Peredaran narkoba bukan hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menjadi ancaman serius terhadap ketahanan sosial masyarakat. Warga Bilah Hilir mengaku resah dengan dampak yang ditimbulkan dari peredaran narkoba, terutama terhadap generasi muda.
Beberapa warga mengungkapkan bahwa narkoba telah menjadi ancaman nyata bagi masa depan anak-anak dan remaja di lingkungan mereka. Kekhawatiran ini muncul karena peredaran sabu dinilai dapat merusak moral, kesehatan, serta stabilitas keamanan lingkungan.
“Kalau ini tidak segera ditindak, kami takut generasi muda makin rusak. Kami ingin kampung kami aman dan bebas dari narkoba,” ujar seorang warga lainnya.
Publik Percaya Aparat Akan Bertindak Tegas.
Meskipun kekhawatiran masih dirasakan, masyarakat Bilah Hilir menyatakan keyakinannya terhadap aparat kepolisian, khususnya Polsek Bilah Hilir, untuk segera mengambil langkah tegas dalam menangani dugaan jaringan peredaran sabu tersebut.
Kepercayaan publik terhadap aparat dinilai menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Bilah Hilir. Warga berharap upaya penyelidikan dan penindakan dapat segera dilakukan secara maksimal guna memastikan wilayah mereka bebas dari pengaruh jaringan narkotika.
Harapan Akan Lingkungan yang Aman dan Bersih dari Narkoba.
Kasus dugaan peredaran narkoba yang kembali mencuat ini menjadi pengingat bahwa perang terhadap narkotika memerlukan kerja sama antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Informasi dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam membantu aparat mengungkap jaringan peredaran narkoba.
Warga Bilah Hilir berharap agar aparat terus meningkatkan patroli, pengawasan, serta penindakan terhadap pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan narkotika. Mereka juga berharap agar wilayah-wilayah yang selama ini diduga menjadi titik peredaran dapat segera dibersihkan dari aktivitas ilegal tersebut.
Dengan meningkatnya perhatian publik terhadap isu ini, masyarakat berharap aparat kepolisian dapat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas narkoba secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Publik kini menunggu langkah konkret berikutnya — apakah dugaan aktivitas yang dikaitkan dengan Jack akan segera diusut hingga tuntas, ataukah jaringan tersebut akan terus beroperasi di tengah keresahan masyarakat.
Penulis : Chairul Ritonga







