Diduga Aktivitas Jaringan Peredaran Sabu PS – JBK di Labuhanbatu. Aktivis dan Pemuda Anti Narkoba Desak Aparat Bertindak

 

Indonesiainvestigasi.com

Labuhanbatu – Sumatera Utara – Isu dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Labuhanbatu. Kali ini, sejumlah masyarakat, pemuda giat anti narkoba, serta aktivis mahasiswa angkat bicara terkait informasi yang beredar mengenai dugaan adanya jaringan peredaran narkoba yang disebut-sebut dikendalikan oleh seorang pria asal Medan berinisial PS atau yang dikenal dengan nama Perd Sembiring.

 

Bacaan Lainnya

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat menyebutkan bahwa sosok tersebut diduga kembali aktif setelah lama disebut tidak terlihat dalam aktivitas peredaran narkotika. Dugaan itu menyebut jaringan peredaran sabu diduga beroperasi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Labuhanbatu, khususnya kawasan Rantauprapat dan sekitarnya.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lapangan, roda dugaan bisnis haram tersebut disebut-sebut dikoordinatori oleh seorang pria berinisial Jabak yang menurut informasi warga merupakan mantan narapidana dan baru kembali menghirup udara bebas.

 

Meski demikian, seluruh informasi tersebut hingga kini masih berupa dugaan dan kabar yang berkembang di tengah masyarakat serta belum ada pernyataan resmi dari aparat penegak hukum mengenai keterlibatan pihak-pihak yang disebut.

 

Sejumlah warga dan sumber yang mengaku mengetahui kondisi di lapangan menyebut adanya dugaan titik-titik peredaran sabu di beberapa wilayah. Salah satu nama yang ramai diperbincangkan warga adalah sosok berinisial Si Panjang yang disebut-sebut diduga beroperasi di kawasan Lingkungan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara.

 

Selain itu, seorang pria berinisial Nafi juga disebut dalam isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran sabu di wilayah Dusun Adian Batang, Desa Lingga Tiga, Kecamatan Bilah Hulu.

 

“Kalau menurut kami memang ada isu seperti itu, Bang. Yang ramai dibicarakan masyarakat, katanya ada peredaran sabu di beberapa titik. Tapi kami berharap aparat yang membuktikan semuanya,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Selasa (09/06/2026).

 

Sumber lain menyebut informasi yang beredar di kalangan pengguna narkotika maupun masyarakat mengaitkan dugaan aktivitas tersebut dengan sosok yang disebut berasal dari Kota Medan. Namun demikian, sumber tersebut juga mengakui bahwa informasi itu masih berupa isu yang berkembang.

 

“Info yang kami dengar memang seperti itu, Bang. Tapi kami juga berharap aparat turun langsung untuk mengecek kebenarannya. Kalau memang benar ada jaringan seperti itu, harus ditindak,” ujar salah seorang warga.

 

Menanggapi isu tersebut, sejumlah pemuda giat anti narkoba bersama beberapa aktivis mahasiswa di Labuhanbatu menyampaikan keresahan mereka terhadap maraknya dugaan peredaran narkoba yang dinilai dapat merusak generasi muda.

 

Menurut mereka, aparat penegak hukum diminta tidak tinggal diam dan harus bergerak cepat menindaklanjuti berbagai laporan maupun informasi yang berkembang di masyarakat.

 

“Kami mendengar banyak kabar soal dugaan peredaran narkoba di beberapa titik wilayah Labuhanbatu. Kalau memang ada, kami meminta Kapolres Labuhanbatu beserta jajaran Satres Narkoba segera bertindak tegas. Jangan biarkan generasi muda dirusak narkoba,” ujar salah satu aktivis mahasiswa saat ditemui di sebuah warung kopi di Rantauprapat, Selasa (09/06/2026).

 

Mereka juga meminta perhatian serius dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara, khususnya Direktorat Reserse Narkoba, agar melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan jaringan narkotika yang disebut-sebut beroperasi lintas wilayah.

 

“Kami berharap ini menjadi perhatian Kapolda Sumut dan Direktorat Narkoba Polda Sumut. Siapa pun yang terlibat, kalau memang terbukti, harus ditindak tegas tanpa pandang bulu,” tegas seorang pemuda anti narkoba.

 

Desakan tersebut, menurut mereka, sejalan dengan komitmen nasional pemberantasan narkotika sebagaimana kerap disampaikan pimpinan kepolisian, bahwa perang terhadap narkoba harus dilakukan hingga ke akar-akarnya tanpa pandang bulu.

 

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait informasi dan dugaan yang berkembang di tengah masyarakat tersebut. Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait guna memperoleh informasi yang berimbang serta memastikan validitas data di lapangan.

 

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan investigasi mendalam terhadap segala bentuk dugaan peredaran narkotika di wilayah Labuhanbatu demi menjaga keamanan lingkungan dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba.

 

 

 

Penulis : Chairul Ritonga

Pos terkait