Indonesia Investigasi
ACEH TAMIANG — Sebanyak 35 pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Aceh Timur menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) VI RAPI Aceh Tamiang, Sabtu (8/8/2026).
Rombongan RAPI Aceh Timur dengan callsign JZ01ZZW08 hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap agenda organisasi sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antaranggota RAPI di Provinsi Aceh.
Koordinator RAPI Aceh Timur, Sukriadi alias Gambit (JZ01DQP), mengatakan kehadiran 35 anggota RAPI Aceh Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan membangun sinergi antarpengurus maupun anggota RAPI di berbagai wilayah.
“Kami dari RAPI Aceh Timur hadir dengan semangat silaturahmi dan kebersamaan. Muswil ini bukan hanya tentang pergantian atau penyusunan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kontribusi RAPI kepada masyarakat,” ujar Sukriadi.
Menurut Gambit, RAPI memiliki peran strategis dalam mendukung komunikasi masyarakat, khususnya pada situasi darurat dan bencana. Keberadaan anggota RAPI yang tersebar di berbagai daerah menjadi salah satu kekuatan dalam membantu menyediakan komunikasi alternatif ketika jaringan komunikasi mengalami gangguan.
“Komunikasi merupakan bagian penting dalam penanganan kebencanaan. RAPI selama ini memiliki anggota yang tersebar di berbagai wilayah dan siap membantu ketika dibutuhkan, terutama dalam mendukung komunikasi di lokasi yang mengalami kendala jaringan,” katanya.
Ia berharap pelaksanaan Muswil VI RAPI Aceh Tamiang dapat menghasilkan kepengurusan yang solid, kompak, serta mampu menyusun program kerja yang bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat.
Gambit juga mengajak seluruh anggota RAPI di Aceh untuk terus menjaga kekompakan, menjunjung tinggi etika komunikasi, serta mempertahankan semangat pengabdian dan kepedulian sosial.
“Kami berharap hasil Muswil ini dapat membawa RAPI Aceh Tamiang semakin maju, solid dan aktif. Yang paling penting adalah bagaimana RAPI hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kehadiran rombongan RAPI Aceh Timur dalam Muswil VI tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan sesama anggota RAPI serta membangun koordinasi yang semakin baik dalam menghadapi berbagai kebutuhan komunikasi masyarakat, termasuk dalam kondisi kebencanaan dan keadaan darurat.
Tgk Abdullah







