Indonesiainvestigasi.com
SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam H. M. Rasyid Bancin, S.Sos menegaskan komitmen Pemerintah Kota untuk terus mendukung peran Nahdlatul Ulama dan pesantren dalam membangun daerah.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama Tahun 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis 27 Agustus 2026.
Pernyataan Wali Kota disampaikan Sekretaris PCNU Kota Subulussalam Tgk. Agustari Husni, S.Pd.I.M.Pd dalam rilisnya.
“Alhamdulillah Pak Wali Kota H. M. Rasyid Bancin,S.Sos yang juga sebagai Katib Syuriyah PCNU Kota Subulussalam hadir dalam kegiatan ini. Beliau menyampaikan apresiasi tinggi kepada NU yang selama ini terus menjaga persatuan dan menjadi garda terdepan dalam merawat kebangsaan,” ujar Tgk. Agustari.
Dalam rombongan PCNU Kota Subulussalam turut hadir sejumlah ulama karismatik, di antaranya Yang Mulia Tgk. Abah Fathani dari Ponpes Subulurahmah Kampung Pulo Kedep, Kecamatan Sultan Daulat selaku Rais Syuriyah PCNU Kota Subulussalam, serta Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Subulussalam Yang Mulia Ayah Maksum Ls,S.Pd.I.
Hadir juga Abu H. Syarifuddin As-Sungkili, MA selaku Mustasyar, Ust. Maksum Lb,S.Pd.I, Ust. Jakaria,S.Pd.I, Ust. Mhd. Sya’rawi,S.EI, Ust. Danil Fahlevi Nasution, dan Ust. Dr. Agus Suryadi,M.Pd.
Tgk. Agustari menambahkan, Wali Kota berkomitmen bersinergi dengan para ulama dan PCNU dalam program keagamaan dan pendidikan.
“Pak Wali menyampaikan Pemerintah Kota Subulussalam akan terus bersinergi dengan para ulama dan PCNU. Pesantren adalah mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan dan membentuk karakter generasi muda,” tegasnya.
Presiden Prabowo Buka Muktamar, Janjikan TV Digital untuk Pesantren NU
Pembukaan Muktamar ke-35 dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan penabuhan bedug bersama jajaran Pengurus Besar NU.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan peran penting NU dalam perjalanan bangsa. Ia mencontohkan lagu Syubbanul Wathan karya KH Abdul Wahab Chasbullah tahun 1916 sebagai bukti semangat kebangsaan NU jauh sebelum kemerdekaan.
Presiden juga menyampaikan penghormatan khusus kepada para ulama dan kiai kampung.
“Jangan Sekali-Kali Melupakan Jasa Ulama. Saya singkat dengan ‘Jas Hijau’,” ujar Tgk. Agustari menirukan pidato Presiden di hadapan ribuan peserta.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjanjikan seluruh sekolah dan pesantren di bawah naungan NU akan menerima 4 unit TV Digital sebagai bentuk penghormatan kepada para kiai NU.
Muktamar ke-35 NU 2026 ini dihadiri ribuan ulama, pengurus, dan warga NU dari seluruh Indonesia. Forum ini menjadi momentum memperkuat peran NU dalam menjaga persatuan dan kemaslahatan bangsa.
(Jusmadi )
