Indonesia Investigasi
TAPANULI UTARA, 8 April 2026 – Sebagai bentuk respons cepat atas temuan dampak gangguan pada sistem transmisi, pasukan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) UPT Pematangsiantar melaksanakan pekerjaan corrective maintenance berupa penggantian isolator yang mengalami flashover (FO) secara online (tanpa pemadaman) pada penghantar 150 kV Tarutung–Sibolga #1 dan #2. Pekerjaan dilaksanakan di Tower 108 tipe single suspension pada fasa R, S, dan T, Kamis (2/4).
Langkah ini merupakan tindak lanjut strategis atas hasil inspeksi dan evaluasi pasca gangguan penghantar, guna memastikan keandalan sistem tetap terjaga serta memitigasi potensi gangguan lanjutan. Melalui metode PDKB, seluruh proses pekerjaan dilakukan dalam kondisi bertegangan, sehingga suplai listrik kepada masyarakat tetap terjaga tanpa interupsi.
Pekerjaan penggantian isolator FO ini memiliki tingkat risiko dan kompleksitas tinggi karena dilakukan pada jaringan tegangan tinggi. Namun, berkat kesiapan personel, peralatan, serta penerapan standar keselamatan kerja yang ketat, pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman, efektif, dan tepat waktu.
Manager PLN UPT Pematangsiantar, Sudarto, menyampaikan bahwa langkah corrective maintenance ini menjadi bagian penting dalam menjaga performa sistem transmisi pasca gangguan. “Temuan di lapangan kami tindak lanjuti secara cepat dan terukur melalui pekerjaan PDKB demi menjaga kontinuitas suplai listrik kepada pelanggan,” ujar Sudarto.
Sejalan dengan komitmen peningkatan keandalan sistem kelistrikan, General Manager UIP3B Sumatera, Amiruddin, menegaskan bahwa keandalan sistem merupakan prioritas utama PLN dalam mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian. “Keberhasilan pelaksanaan pekerjaan ini menunjukkan kesiapsiagaan dan kompetensi tinggi insan PLN, khususnya pasukan PDKB, dalam menjaga sistem tetap andal. PLN terus mendorong inovasi dan pelaksanaan pekerjaan tanpa padam sebagai bagian dari transformasi layanan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan,” ungkap Amiruddin.
Melalui pelaksanaan corrective maintenance ini, PLN kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Upaya ini tidak hanya memastikan stabilitas sistem transmisi, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam menjaga denyut kehidupan masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
Anjar








