Indonesia Investigasi
NANGGALO, KOTA PADANG – Para warga dan masyarakat pada umumnya sangat antusias dan mengapresiasi pemberitaan ini, karna warga menganggap keluhan mereka ada yang menerima, apa lagi bagi masyarakat awam, dia layak untuk menerima, (2/1/26).
Keluarga tersebut layak untuk menerima, namun tidak pernah merima bansos, dari sebagian warga udah mulai berani bicara kepada media .
KK dan KTP sering di minta oleh para petugas , dengan alasan untuk pengajuan bantuan sosial .
Tapi setelah bansos turun , yang menerima kerabat RT dan RW yang hidup berkecukupan ( tidak layak menerima).
Ada pula penjelasan bagi warga yang mampu , kalau ingin mendapat bansos ganti KK dengan pekerjaan suami buruh lepas, ada pula para RT yang mendapatkan bansos .
Ketika warga bertanya kepada pihak kelurahan , alasannya bermacam – macam, ada pula warga yang layak menerima di jadikan penerima cadangan.
Warga penerima cadangan inilah akhirnya ribut di kelurahan, karna udah seharian menunggu, terkadang tidak dapat.
Ada pula yang satu paket bantuan sembako tapi di kasih separohnya.
Ketika di pertanyakan penerima kepada petugas , justru warga tersebut mendapat kan ancaman dari para petugas penyaluran bansos .
Dari penelusuran awak media Indonesia investigasi di lapangan sudah banyak warga yang menyampaikan keluhannya secara rinci .
Baik perlakuan dari sebagian petugas anggota PSM kepada warganya, maupun perlakuan sebagian ,RT dan RW yang merangkap jabatan dan juga di duga memindahkan Desil .
Yang awalnya warga mendapat bansos, terus pindah Desil tanpa alasan , akhirnya bantuan pun menghilang .
Jabatan. RW yang melebihi dua periode, di duga banyak menyalahi wewenang . Karena menganggap dirinya berkuasa penuh dan lebih kuat .
Dengan jabatan sebagai RW, sehingga bebas pula melakukan intimidasi dan tekanan, baik kepada petugas yang jujur mengabdi dengan ikhlas, mau pun kepada masyarakat yang di anggap lemah dan awam di semua bidang .
Begitu banyak masyarakat yang di anggap lemah , menjadi sasaran empuk penguasa. Sehingga masyarakat banyak yang pasrah. Karna tidak tau mau mengadukan kemana .
Tak jarang pula warga yang emosi dan ribut di tempat pembagian bansos Itu di sebabkan karena tidak tepat sasaran .
Ada bagi mereka yang tidak layak dapat , mengambil gubug orang lain sebagai bukti untuk mendapatkan bansos tersebut .
Perlunya pengawasan yang ekstra ketat terhadap petugas yang mendata ke lapangan . Karena sistim pendaftaran di kelurahan di duga banyak di atur oleh permainan RT dan RW .
Dan bagi mereka aparat dan perangkat desa yang menyalahi wewenang di berikan sangsi yang sesuai . Karna banyak aliran bansos yang menyimpang.
Reporter: Ermawati







