‎Syuhada Kawal Usulan Inpres Jalan Peunaron–Sri Mulya Lewat HRD ‎ ‎

 

Indonesia Investigasi 

‎ACEH TIMUR — Anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi PKB, Muhammad Syuhada, terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat pedalaman. Salah satu yang kini dikawal serius adalah peningkatan ruas jalan Peunaron Baru–Sri Mulya yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas ekonomi warga.

Bacaan Lainnya

‎Sebagai langkah konkret, Syuhada menyerahkan langsung usulan pembangunan jalan melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) kepada anggota DPR RI Fraksi PKB, Ruslan M. Daud, Sabtu (7/3/2026), di sela kunjungan kerja HRD ke Kabupaten Aceh Timur.

‎“Alhamdulillah, usulan pembangunan jalan melalui skema Inpres sudah siap, termasuk Detail Engineering Design (DED)-nya,” kata Syuhada.

‎Politisi muda PKB tersebut menjelaskan, usulan itu lahir dari banyaknya aspirasi masyarakat pedalaman yang mengeluhkan kondisi jalan Peunaron Baru–Sri Mulya. Jalur ini memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas warga serta mendukung aktivitas ekonomi di kawasan pedalaman.

‎Menurutnya, setiap hari jalan tersebut dilalui masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan, akses transportasi warga, hingga perjalanan anak-anak menuju sekolah. Kondisi jalan yang belum memadai sering kali menjadi hambatan bagi kelancaran aktivitas masyarakat.

‎“Ruas jalan Peunaron Baru–Sri Mulya merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Jika akses ini dalam kondisi baik, mobilitas warga akan lancar dan aktivitas ekonomi bisa berkembang lebih optimal,” ujarnya.

‎Syuhada menambahkan, peningkatan kualitas jalan ini juga akan membuka keterisolasian sejumlah desa di wilayah pedalaman yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Peunaron, Simpang Jernih, dan Rantau Selamat.

‎Ia berharap kunjungan HRD yang turut didampingi pejabat dari Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dapat mempercepat proses penganggaran pembangunan jalan tersebut melalui program nasional Inpres Jalan Daerah.

‎“Ini bagian dari komitmen perjuangan agar pembangunan infrastruktur benar-benar merata dan berpihak kepada kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman Aceh Timur,” kata Syuhada.

‎Dengan dukungan pemerintah pusat melalui skema IJD, peningkatan ruas jalan Peunaron Baru–Sri Mulya diharapkan segera terealisasi, sehingga mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedalaman.

 

Agus Saputra

 

Pos terkait