Indonesia Investigasi
PEKALONGAN – Indonesia investigasi.com – Polres Pekalongan – Polda Jateng – Curah hujan tinggi di wilayah pegunungan Kabupaten Pekalongan kembali memicu bencana alam. Sebuah tebing di Dukuh Montong, Desa Lebakbarang, Kecamatan Lebakbarang, dilaporkan longsor dan menghantam bagian dapur rumah warga pada Jumat (3/4/2026) malam.
Meskipun tidak ada korban jiwa, material tanah yang cukup tebal menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan bagian belakang milik Riswanto (44).
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Lebakbarang Iptu Daryanto, S.H., membenarkan adanya bencana alam tersebut dan telah menerjunkan personil ke lokasi untuk membantu proses evakuasi material.
“Benar, kami menerima laporan pada Sabtu (04/04/2025) pagi terkait bencana tanah longsor di Dukuh Montong. Anggota sudah kami gerakkan ke TKP untuk mengecek kondisi bangunan dan memastikan keselamatan penghuni rumah,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan para saksi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 wib. Saat itu, kondisi cuaca sedang ekstrem dengan intensitas hujan yang sangat tinggi.
Tiba-tiba, tebing yang berada tepat di belakang rumah korban mengalami pergeseran. Material tanah yang labil tidak mampu menahan beban air hingga akhirnya meluncur jatuh menimpa area dapur.
“Penyebab utama diduga karena kondisi tanah tebing yang labil. Ditambah lagi dengan curah hujan tinggi sejak sore hari, sehingga tebing tidak mampu menahan beban tanah dan mengalami longsor,” jelas Iptu Daryanto.
Akibat terjangan material tanah tersebut, dinding dapur rumah korban dilaporkan mengalami kerusakan. Korban diperkirakan mengalami kerugian materiil mencapai Rp. 10 juta.
Personil Polsek Lebakbarang bersama warga setempat bergotong-royong membersihkan sisa-sisa tanah yang masih menumpuk di area rumah korban. Kapolsek juga mengimbau warga yang tinggal di bawah lereng perbukitan untuk lebih waspada, mengingat wilayah Lebakbarang merupakan zona rawan longsor saat musim penghujan.
( Ari )







