Sekolah Kader Perubahan PKB Kabupaten Pekalongan : Kaderisasi Berkelanjutan untuk Kemanfaatan Masyarakat

 

Indonesia Investigasi 

PEKALONGAN –Indonesia investigasi. com – Lembaga Kaderisasi PKB Kabupaten Pekalongan yang diketuai oleh Sabdo, SH., Anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, menggelar kegiatan Sekolah Kader Perubahan di Hotel Indonesia Syariah,Kulu Kajen, pada Sabtu, 14 Maret 2026.

 

Bacaan Lainnya

Ketua DPC PKB Kabupaten Pekalongan,. , H. Asip Kholbihi, SH, MSi.menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen partai dalam menjalankan proses kaderisasi secara berkelanjutan di semua tingkatan. Menurutnya, PKB dikenal sebagai partai yang konsisten menyelenggarakan kaderisasi, mulai dari pelatihan dasar hingga sekolah kader, yang saat ini telah dilaksanakan di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan.

 

“Kita sudah melaksanakan sekolah kader di hampir 19 kecamatan, tinggal satu kecamatan yaitu Kandangserang yang belum. Ke depan akan kita lanjutkan secara lebih masif,” ujar Asip.

 

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kaderisasi ini adalah memperkuat organisasi sekaligus memperluas kemenangan PKB. Sejak tahun 2004, PKB telah meraih kemenangan di Kabupaten Pekalongan, dan ke depan diharapkan kemenangan tersebut dapat terus dipertahankan bahkan diperluas.

 

Namun, Asip menegaskan bahwa kemenangan bagi PKB tidak hanya diukur dari jumlah kursi di parlemen atau meningkatnya jumlah pemilih. Yang paling penting adalah bagaimana kemenangan tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Bagi PKB, mandat kemenangan tidak hanya sekadar jumlah kursi bertambah atau suara meningkat. Yang paling penting adalah aspek kemaslahatan, yaitu sejauh mana kemenangan itu memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

 

Asip juga menekankan bahwa keberadaan PKB dalam pemerintahan daerah harus mampu menghadirkan perubahan yang lebih baik. Saat ini, posisi Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan berasal dari PKB, dan kepemimpinan di eksekutif juga diharapkan mampu melanjutkan program-program yang sudah berjalan dengan baik sekaligus menghadirkan inovasi baru.

 

Menurutnya, ada tiga kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten Pekalongan yang harus menjadi prioritas pembangunan, yaitu infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

 

“Infrastruktur yang baik menjadi daya dukung bagi pertumbuhan ekonomi. Selain itu, pendidikan harus mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, dan pelayanan kesehatan juga harus terus ditingkatkan agar masyarakat semakin sehat,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Asip juga menegaskan bahwa kader-kader yang mengikuti sekolah kader sebagian besar merupakan generasi muda dengan usia di bawah 35 tahun yang dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan partai dan daerah.

 

( Ari)

Pos terkait