Indonesia Investigasi
KAJEN – Indonesia investigasi.com – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Doa Bersama Akhir Tahun 1447 Hijriah dan Awal Tahun 1448 Hijriah di Masjid Agung Al-Muhtarom Kajen, Senin (15/6/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan Sukirman, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, perwakilan unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para ulama, tokoh agama, serta jamaah Masjid Agung Al-Muhtarom.
Dalam sambutannya, Sukirman mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun Hijriah sebagai sarana introspeksi diri sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, berakhirnya satu tahun menjadi kesempatan bagi setiap orang untuk mengevaluasi berbagai perbuatan yang telah dilakukan selama ini serta memohon ampun atas segala kesalahan dan kekhilafan.
“Sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun yang lama, yang tentu saja banyak sekali hal-hal yang telah kita lakukan. Tahun berjalan yang memang sudah kita lakukan menjadi introspeksi kita, menjadi renungan kita semua, yang tentu saja yang pertama adalah untuk memohon ampunan dosa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan meminta pertobatan dari kesalahan-kesalahan yang kita perbuat,” ujar Sukirman.
Ia menuturkan, memasuki Tahun Baru Islam hendaknya diiringi dengan doa dan harapan agar masyarakat Kabupaten Pekalongan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, keberkahan, serta kemampuan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari tahun sebelumnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sukirman juga memohon doa kepada para ulama, agar seluruh masyarakat dan para pemimpin di Kabupaten Pekalongan senantiasa mendapatkan bimbingan serta keberkahan dari Allah SWT.
“Kita akan mengawali tahun dengan sama-sama berdoa meminta keselamatan dan tidak mengulang kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan pada tahun sebelumnya, sekaligus terus meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap para pemimpin dan pemangku kebijakan di Kabupaten Pekalongan, baik dari unsur pemerintah daerah, DPRD, TNI maupun Polri, diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan amanah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Semoga para pemimpin dan pemangku kebijakan di Kabupaten Pekalongan diberikan kekuatan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, diberi keselamatan di dunia dan akhirat, istiqamah serta husnul khatimah dalam melayani dan bekerja untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.
Sementara itu, Takmir Masjid Agung Al-Muhtarom, KH. Ahmad Muzaki menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan doa bersama yang menjadi tradisi setiap pergantian tahun Hijriah.
Menurutnya, penghujung tahun merupakan waktu yang tepat untuk mengevaluasi diri sekaligus memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala kekurangan dan kesalahan yang telah dilakukan selama setahun terakhir.
“Semoga amal-amal baik yang telah kita lakukan selama tahun 1447 Hijriah diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan segala kekurangan serta kesalahan kita diampuni. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjalani tahun 1448 Hijriah dengan lebih baik lagi,” ungkapnya.
Kyai Muzaki juga mengajak seluruh jamaah untuk mengikuti pembacaan doa akhir dan awal tahun dengan penuh kekhusyukan. Ia menjelaskan bahwa momentum tersebut merupakan kesempatan bagi umat Islam untuk memohon ampunan dan keberkahan dari Allah SWT.
( Ari )







