Indonesia Investigasi
SABANG – Sektor pariwisata Kota Sabang kembali menunjukkan perkembangan positif dengan hadirnya Sabang Camping, sebuah destinasi wisata alam yang mengusung konsep penginapan outdoor modern di kawasan Taman Wisata Putro Ijo, Gampong Aneuk Laot, Kota Sabang.
Peresmian destinasi wisata baru tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat serta pelaku pariwisata setempat. Kegiatan launching diawali dengan prosesi peusijuk yang dipimpin oleh Tgk. Jamaluddin sebagai bentuk doa dan harapan agar usaha yang baru dirintis tersebut membawa keberkahan, keselamatan, serta manfaat bagi masyarakat dan kemajuan pariwisata daerah.
Acara peresmian turut dihadiri Keuchik Gampong Aneuk Laot Fakhri Kamal, Ketua Tuha Peut Gampong Aneuk Laot Ridwan Saidi, Ketua TP PKK Gampong Aneuk Laot Fadhiah Hanum, Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Sabang Irwan Mahdi, perwakilan Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Kota Sabang, Duta Wisata Kota Sabang, unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku usaha wisata, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Sabang Camping merupakan hasil kolaborasi antara Safrijal, pelaku usaha transportasi dan perjalanan wisata yang telah lama berkecimpung di sektor pariwisata Sabang, bersama Fatwa Amri selaku pemilik Cafe Putro Ijo. Kolaborasi tersebut lahir dari keinginan menghadirkan alternatif wisata baru yang memadukan keindahan alam, kenyamanan, serta pengalaman berkemah yang lebih modern bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Weh.
Pengelolaan kawasan wisata tersebut dipercayakan kepada Fian Agustian yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Gampong Aneuk Laot. Keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan destinasi wisata ini dinilai menjadi langkah positif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat lokal sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di sektor pariwisata.
Safrijal menjelaskan bahwa ide menghadirkan Sabang Camping berawal dari pengalamannya saat mengunjungi Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Di daerah tersebut, ia melihat tingginya minat wisatawan terhadap konsep wisata camping modern yang menawarkan kenyamanan di tengah suasana alam.
“Sabang memiliki potensi wisata alam yang luar biasa. Setelah melihat perkembangan wisata camping modern di daerah lain, muncul gagasan untuk menghadirkan konsep serupa di Sabang sebagai pilihan baru bagi wisatawan yang ingin menikmati alam dengan lebih nyaman,” ujarnya.
Berlokasi di kawasan Putro Ijo yang berada di sekitar Danau Aneuk Laot, Sabang Camping menawarkan suasana yang asri dan tenang. Dikelilingi pepohonan hijau serta udara yang sejuk, lokasi ini menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman menginap lebih dekat dengan alam.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, pengelola menyediakan berbagai fasilitas, antara lain tenda camping berkapasitas tiga orang, matras, bantal, selimut, handuk, colokan listrik di setiap tenda, kipas angin, lampu penerangan, area santai lengkap dengan meja dan kursi, akses Wi-Fi gratis, mushalla, kamar mandi umum, area kafe, tempat parkir, hingga tiket masuk kawasan wisata yang sudah termasuk dalam paket menginap.
Dengan tarif Rp120.000 per tenda per malam, wisatawan dapat menikmati seluruh fasilitas tersebut sambil merasakan suasana alam yang nyaman dan menenangkan.
Tidak hanya menawarkan pengalaman berkemah, kawasan ini juga dilengkapi dengan Cafe Putro Ijo yang menyediakan beragam pilihan makanan dan minuman. Kehadiran kafe tersebut menjadi pelengkap bagi pengunjung yang ingin bersantai bersama keluarga, sahabat maupun komunitas sambil menikmati panorama alam sekitar.
Lebih jauh, Sabang Camping juga diproyeksikan sebagai lokasi penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event. Pengunjung dapat melakukan reservasi untuk kegiatan gathering keluarga, reuni, camping komunitas, pertemuan organisasi, kegiatan edukasi, outbound, acara kepemudaan, hingga berbagai kegiatan sosial dan hiburan lainnya.
Dengan area yang luas dan lingkungan yang mendukung, kawasan Putro Ijo dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan wisata berbasis alam di Kota Sabang. Pengelola juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai komunitas, lembaga pendidikan, organisasi, instansi pemerintah maupun pelaku usaha yang ingin menyelenggarakan kegiatan di lokasi tersebut.
Menariknya, meski baru diresmikan, Sabang Camping telah mendapat perhatian luas di media sosial. Berbagai unggahan yang menampilkan suasana camping dengan latar panorama hijau Putro Ijo dan keindahan kawasan Aneuk Laot berhasil menarik minat pengguna media sosial, khususnya melalui platform TikTok dan Instagram.
Tingginya interaksi warganet menunjukkan bahwa konsep wisata yang diusung Sabang Camping sesuai dengan tren wisata saat ini yang mengedepankan pengalaman, kenyamanan, dan kedekatan dengan alam.
Kehadiran Sabang Camping menjadi bukti bahwa inovasi dan kreativitas pelaku wisata lokal mampu menghadirkan destinasi baru yang memiliki daya saing. Selain memperkaya pilihan wisata di Kota Sabang, keberadaan destinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan mengusung konsep wisata alam terpadu yang memadukan penginapan, kuliner, ruang aktivitas komunitas, dan keindahan lingkungan alami, Sabang Camping diyakini berpotensi menjadi salah satu ikon wisata baru Kota Sabang sekaligus magnet baru pariwisata Pulau Weh di masa mendatang.
Zahrul
