‎PKB Aceh Gelar Ta’aruf Pra Muskerwil , Ruslan Daud Siapkan Kantor Baru dan Penguatan Internal ‎

 

Indonesia Investigasi 

‎BANDA ACEH — Partai Kebangkitan Bangsa Aceh menggelar Ta’aruf dan Silaturrahmi Pra Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) sebagai langkah awal konsolidasi kepengurusan periode 2026–2031 di Banda Aceh, Minggu (15/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis mempererat soliditas internal sekaligus memetakan arah gerak politik partai ke depan.

Bacaan Lainnya

‎Agenda tersebut dihadiri jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Aceh di bawah kepemimpinan Ruslan M. Daud, Anggota DPR RI Komisi V sekaligus Ketua DPW PKB Aceh periode 2026–2031. Forum ini mempertemukan pengurus lama dan baru, kader, serta unsur partai dari berbagai kabupaten/kota sebagai ruang silaturrahmi dan penguatan komunikasi organisasi.

‎Ketua panitia, Tgk. Mujlisal, yang juga menjabat Sekretaris DPW PKB Aceh, menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari konsolidasi awal menjelang pengukuhan kepengurusan dan orientasi politik partai.

‎“Ta’aruf ini menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan soliditas seluruh pengurus. Kehadiran hampir seluruh struktur kepengurusan malam ini menunjukkan komitmen kebersamaan dalam membangun PKB Aceh yang lebih kuat,” ujarnya.

‎Undangan kegiatan mencakup seluruh unsur kepengurusan, mulai dari Mustasyar, Syuro, Tanfidz, hingga kader serta anggota Fraksi PKB di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

‎Dalam sambutannya, Ruslan Daud mengapresiasi kerja panitia dan kader yang dinilai berhasil menghadirkan konsolidasi awal yang solid meski waktu persiapan terbatas. Ia menegaskan bahwa penguatan internal menjadi fondasi utama memperbesar peran PKB di Aceh.

‎“Ini bukti semangat kebersamaan kita kuat. Konsolidasi adalah langkah awal untuk membangun organisasi yang lebih solid dan siap menghadapi agenda politik ke depan,” kata Ruslan.

‎Ia mengungkapkan, pengukuhan resmi kepengurusan DPW PKB Aceh direncanakan berlangsung setelah Idulfitri. Bersamaan dengan itu, akan dibentuk panitia untuk prosesi pengukuhan dan peletakan batu pertama pembangunan kantor baru DPW PKB Aceh sebagai simbol kebangkitan organisasi.

‎Menurut Ruslan, pembangunan kantor tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan representasi identitas dan semangat perjuangan partai di tengah masyarakat.

‎“Kantor ini diharapkan menjadi kebanggaan keluarga besar PKB Aceh, simbol komitmen kita untuk terus hadir dan berjuang bagi masyarakat,” ujarnya.

‎Selain penguatan kelembagaan, Ruslan juga menegaskan komitmen sosial partai dengan rencana penyediaan ambulans untuk seluruh Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB di Aceh. Langkah ini disebut sebagai bentuk kehadiran nyata partai di tengah masyarakat.

‎“PKB harus hadir setiap saat, bukan hanya saat pemilu. Kita ingin kerja politik dimulai dari bawah dengan pelayanan nyata,” tegasnya.

‎Menatap pemilu mendatang, Ruslan mematok target ambisius: meraih minimal 15 kursi legislatif di tingkat provinsi. Ia optimistis target tersebut dapat dicapai melalui kerja kolektif, soliditas kader, serta kedekatan dengan masyarakat.

‎“PKB adalah rumah bersama. Dengan kebersamaan dan kerja nyata, kita bisa menjadikannya lebih besar, lebih kuat, dan lebih bermanfaat bagi Aceh,” pungkasnya.

‎ ( Fadjar )

Pos terkait