Indonesia Investigasi
Aceh Utara – PT. Pema Global Energi (PGE) atas dukungan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menggelar kegiatan khitanan ceria untuk 800 anak yatim dan kurang mampu di sekitar wilayah operasi PGE di Aceh Utara dan Lhokseumawe.
Acara seremoni tanda dimulainya kegiatan dilaksanakan di gedung CMC, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, pada Selasa (24/2/2026).
Hadir dalam acara seremoni, Plt Sekda Aceh Utara, Jamaluddin, S.Sos., M.Pd, perwakilan Polres Aceh Utara, Kasdim Aceh Utara, Asisten 1 Setdako Lhokseumawe, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Kepala Dinas Kesehatan Lhokseumawe, Muspika dan kepala puskesmas dari delapan kecamatan, ketua Forum Geuchik dan sejumlah tokoh masyarakat.
Para peserta khitanan berasal dari Kecamatan Nibong, Kecamatan Tanah Luas, Matangkuli, Syamtalira Aron, Pirak Timu, Paya Bakong, Langkahan, Baktiya, Meurah Mulia, Samudera, Syamtalira Bayu, Blang Mangat dan Muara Satu.
Secara simbolis khitanan dilakukan untuk 200 anak di gedung CMC, selebihnya dilakukan di Puskesmas masing-masing kecamatan.
Dalam kegiatan hitanan ceria ini para peserta juga mendapatkan bingkisan berupa baju kaos, sarung, dan uang tunai.
Bupati Aceh Utara dalam pidato yang dibacakan oleh Plt Sekda Aceh Utara saat kegiatan seremoni menyampaikan apresiasi kepada PGE atas dilaksanakannya kegiatan khitanan gratis dan santunan kepada anak-anak yatim dan kurang mampu yang membutuhkan.
“PGE sudah sangat banyak membantu berbagai hal untuk masyarakat Aceh Utara khususnya di sekitar wilayah operasinya, kegiatan khitanan dan pemberian santunan ini merupakan salah satu kegiatan yang memang sangat dibutuhkan mengingat kondisi ekonomi masyarakat pasca banjir sekarang sedang sulit, kami ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada PGE,” ujar Jamaluddin.
Sementara Direktur PGE, Anis Haryono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan khitanan tersebut dalam rangka berbagi kebaikan dengan masyarakat tetangga perusahaan di sekitar wilayah operasi PGE di Wilayah Kerja B.
”Kami juga terus berkomitmen untuk menciptakan dampak sosial yang positif dan berkesinambungan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi di Aceh Utara dan masyarakat Aceh secara umum”, ujar Agus.
Anis menambahkan dalam hal pengembangan masyarakat sebagai tanggung jawab sosial, setiap tahun PGE merencanakan dan merealisasikan bantuan kemasyarakatan berdasarkan anggaran yang disetujui oleh BPMA.
PGE telah melaksanakan kegiatan yang sama sejak tahun 2023 untuk 80 anak, tahun 2024 untuk 450 anak, tahun 2025 untuk 800 anak dan 2026 sebanyak 800 anak.
King Li







