Indonesia Investigasi
ACEH TIMUR – Istri Wakil Bupati Aceh Timur Ny. Erni Handayani T. Zainal Abidin, S.Keb menyerahkan puluhan pot bunga kepada RSUD Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak, sebagai bagian dari upaya mempercantik kembali lingkungan rumah sakit yang terdampak banjir. Rabu, 11 Februari 2026.
Penyerahan dilakukan usai Ny. Erni mengikuti kegiatan Kick Off Pelayanan Keluarga Berencana (KB) di kawasan Hunian Sementara (Huntara), Desa Blang Nie, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.
Menurut Ny. Erni Handayani, yang juga Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Aceh Timur, banjir yang melanda Aceh Timur beberapa waktu lalu meninggalkan dampak signifikan terhadap berbagai fasilitas, termasuk lingkungan rumah sakit.
“Pasca banjir, banyak fasilitas rumah sakit mengalami kerusakan, mulai dari mobiler, peralatan medis, hingga taman yang rusak parah, sehingga kami merasa terpanggil untuk berbuat sesuatu, salah satunya menyerahkan puluhan pot bunga untuk mempercantik taman rumah sakiy kembali,” Ungkap Erni Handayani.
Ia menegaskan, inisiatif penyerahan pot bunga tersebut bukan semata memperindah tampilan fisik rumah sakit, tetapi juga memiliki makna lebih dalam.
“Kita berharap keindahan di fasilitas pemerintah, khususnya rumah sakit, bisa kembali pulih. Ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga sebagai terapi psikologis bagi masyarakat yang datang berobat,” Tambahnya.
Bantuan pot bunga tersebut diterima langsung oleh Ners. Hasrizal Saffutra, S.Kep., M.K.M, Kepala Bidang Pelayanan Penunjang RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, bersama jajaran manajemen RSUD SAAS.
Hasrizal atau sering disapa Popon menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Istri Wakil Bupati yang peduli, bahkan termasuk estetika keindahan RSUD SAAS Peureulak.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ibu Ny. Erni Handayani. Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung upaya pemulihan lingkungan rumah sakit, khususnya area taman yang menjadi bagian penting dari kenyamanan pasien,” Katanya.
Menurutnya, pemulihan yang terus berjalan, sentuhan keindahan di ruang publik diharapkan mampu menghadirkan energi positif bagi masyarakat.
“Ketika harapan kesembuhan digantungkan, suasana yang asri dan menenangkan kerap menjadi obat yang tak kasatmata, namun terasa manfaatnya” Tutup Hasrizal. (*)
Abdullah







