Modus Canggih Mafia Solar Balikpapan: Tipu Sistem MyPertamina dan Ganti Plat untuk Menguras BBM Subsidi 

 

Indonesia Investigasi 

BALIKPAPAN – Satreskrim Polresta Balikpapan membongkar praktik penyalahgunaan BBM subsidi jenis biosolar dengan modus penggunaan fuel card dan barcode MyPertamina milik orang lain serta penukaran plat nomor kendaraan agar bisa melakukan pengisian berulang di SPBU.

 

Bacaan Lainnya

Kasus tersebut diungkap setelah polisi melakukan tangkap tangan di jalan akses Terminal Peti Kemas (TPK) Kariangau KM 13, Balikpapan Utara, pada Minggu (4/5/2026) dini hari.

 

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, mengatakan para pelaku menggunakan empat unit truk roda enam untuk mengantre di SPBU KM 13 Balikpapan Barat. Agar tidak terdeteksi sistem, kendaraan tersebut menggunakan barcode dan fuel card MyPertamina milik pihak lain.

 

“Para pelaku menggunakan fuel card dan barcode MyPertamina milik orang lain. Mereka juga mengganti plat nomor kendaraan agar bisa berkali-kali mengisi solar subsidi dalam sehari,” ujar Jerrold saat konferensi pers di Mapolresta Balikpapan, Rabu (13/5/2026).

 

Menurutnya, setelah tangki truk terisi penuh, biosolar kemudian dipindahkan ke dalam jeriken menggunakan alat penyedot. Setelah kosong, kendaraan kembali masuk antrean untuk melakukan pengisian ulang.

 

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 27 jeriken berisi sekitar 480 liter biosolar dan sembilan jeriken kosong. Selain itu, empat unit truk yang digunakan dalam aktivitas ilegal tersebut turut disita sebagai barang bukti.

 

Hasil pengembangan polisi mengungkap bahwa praktik tersebut dikendalikan oleh seorang ibu rumah tangga berinisial MJ (66), warga Karang Joang. MJ disebut sebagai pemilik empat truk sekaligus pemodal dalam bisnis ilegal tersebut.

 

SM

 

Pos terkait