Indonesia Investigasi
Labuhanbatu, Sumatra Utara – Nama Putra Sennah kembali mencuat di tengah masyarakat Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatra Utara. Ia diduga kembali terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika jenis sabu, setelah sebelumnya sempat dikabarkan menghentikan aktivitas tersebut beberapa waktu lalu.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di kalangan masyarakat menyebutkan bahwa Putra Sennah kembali beroperasi di wilayah Desa Sennah, yang selama ini dikenal rawan peredaran narkoba. Kembalinya aktivitas tersebut menimbulkan keresahan serius di tengah warga, khususnya terkait ancaman terhadap generasi muda dan stabilitas sosial masyarakat setempat.
Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui pada Jumat, 06 Februari 2026, mengungkapkan bahwa Putra Sennah memang sempat berhenti dari aktivitas yang diduga sebagai bisnis haram tersebut.
“Memang bang, waktu itu Putra Sennah sempat berhenti. Tapi sekarang kembali lagi main, bang. Itulah bang jagonya Putra Sennah. Sampai sekarang belum bisa ditangkap. Licin kali orangnya,” ujar narasumber kepada wartawan.
Menurut warga, kemunculan kembali dugaan aktivitas peredaran sabu ini seolah menjadi tamparan keras bagi upaya pemberantasan narkoba yang selama ini digaungkan aparat penegak hukum. Bahkan, sebagian masyarakat menilai seakan-akan ada kesan menantang kewenangan aparat, mulai dari Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, Kodim 0209/LB, hingga Subdenpom I/1-2 Rantau Prapat.
Keresahan warga bukan tanpa alasan. Narkoba dinilai telah menjadi mesin penghancur masa depan generasi muda, merusak moral, kesehatan, serta keamanan lingkungan. Masyarakat Bilah Hilir menyebut bahwa dampak peredaran sabu sudah sangat terasa, mulai dari meningkatnya kriminalitas hingga rusaknya tatanan sosial.
“Kalau ini dibiarkan terus, generasi muda kami bisa habis. Kami sebagai warga cuma bisa menunggu tindakan tegas dari aparat,” ungkap warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun aparat penegak hukum terkait dugaan tersebut. Masyarakat berharap aparat segera melakukan penyelidikan mendalam dan mengambil langkah nyata demi menciptakan rasa aman dan tenteram.
Publik juga menekankan pentingnya penegakan hukum tanpa pandang bulu, agar tidak muncul persepsi bahwa pelaku peredaran narkoba kebal hukum. Warga Bilah Hilir mendesak aparat untuk bertindak cepat, profesional, dan transparan guna memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah mereka.
Masyarakat kini hanya bisa berharap agar jeritan mereka didengar, dan wilayah Bilah Hilir dapat terbebas dari bayang-bayang peredaran narkoba yang selama ini menghantui kehidupan mereka.
Penulis : Chairul Ritonga







