Indonesia Investigasi
ACEH TIMUR – Perkebunan Kelapa Sawit PT. PPP Blang Simpo Dalam Rangka Memperingati Bulan K3 Menggelar kegiatan Simulasi Pemadam kebakaran dan P3K di Tempat Kerja Sab (07/02/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh AC ( Area Controleur) Bapak MS.Pasaribu dan di dampingi Manager BSE l Bapak Zulkarnai, Manager BSE ll Bapak Rezky Abadi Abdi, Kapolsek Peureulak Timur Bapak Faisal Hadi Siregar, S.H dan juga di hadiri oleh staf-staf dari perusahaan.
Acara dimulai dengan melakukan Apel kesiap siagaan dan di ikuti oleh karyawan dan Staf PT. PPP.
Dalam acara Apel yang dipimpin langsung Area Controller MS. Pasaribu menyampaikan dan menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Kewajiban Pencegahan, Kesiap-siagaan, dan Penanggulangan Kebakaran di dalam lingkungan dan sekitar Perusahaan berdasarkan Ketentuan Perundang-undangan dan Peraturan Perkebunan yang berlaku sebagai bentuk konsistensi Perusahaan serta untuk memastikan keselamatan jiwa dan harta benda aset perusahaan, karyawan dan masyarakat sekitar. diperlukan peningkatan kualiatas tanggal darurat kebakaran melalui pelatihan pemadam kebakaran yang terstruktur dan sesuai standar.
Menurut MS.pasaribu , sebelum dilakukan simulasi terlebih dahulu Tim memberikan materi dan sosialisasi tentang Aspek Healt Safety Environment (HSE), Teori Fire Fighting (Sistem Pemadam Kebakaran), Teori Segitiga Api dan dilanjutkan dengan simulasi Apar dan air bertekanan di sekitar lokasi.
Agenda rutin ini wajib dilaksanakan oleh perusahaan kami ataupun seluruh unit kerja yang berada di bawah pengelolaan kami. Tidak hanya itu, kami juga telah menjadwalkan pelaksanaannya secara berkala sesuai dengan standar nasional dan peraturan daerah yang berlaku, serta menyertakan seluruh karyawan tanpa terkecuali – mulai dari level manajemen hingga staf operasional.
“Setelah mengikuti simulasi tim kemudian melanjutkan Evaluasi hasil simulasi,” ujarnya.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kemampuan dan sebagai peningkatan kesiap siagaan apa bila terjadi kebakaran, terlebih pada saat musim kemarau dan juga termasuk memeriksa kelayakan fungsi instrument alat – alat Pemadam Kebakaran.
Selain itu, peserta juga dilatih teknik pencegahan dan penanggulangan kebakaran berdasarkan media seperti Apar, Karung Goni, Hydrant, dan lain lain sebagainya,” terang MS Pasaribu.
Setelah dilakukan simulasi dan pelatihan kebakaran, diharapkan Tim Tanggap Darurat Kebakaran lebih solid,sigap dan tangguh saat dibutuhkan.
Tgk Abdullah







