Mahasiswa dan Dosen Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Gerakan Tanam Pohon di Rhieng Blang

 

Indonesia Investigasi 

 

MEUREUDU – Mahasiswa dan dosen STIKes Jabal Ghafur yang kini telah bertransformasi menjadi Institut Ilmu Kesehatan dan Teknologi Nurdin Abdurrahman (INAR) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui gerakan tanam pohon di Desa Rhieng Blang, Kecamatan Meureudu.

Bacaan Lainnya

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa Berdampak yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus sebagai upaya pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penanaman pohon dipilih sebagai langkah strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat bagi masyarakat.

 

Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Rhieng Blang beserta aparatur desa yang turut hadir dan mendampingi jalannya kegiatan. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

Proses penanaman dilakukan secara gotong royong, mulai dari penggalian lubang tanam, penempatan bibit, hingga pemasangan pelindung tanaman. Bibit pohon yang ditanam diharapkan dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang, terutama dalam menyaring polusi udara serta meningkatkan kualitas oksigen di lingkungan desa.

 

Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat Program Mahasiswa Berdampak, Ibu Ns. Nurul Atikah, M.Kep., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek edukasi dan penyuluhan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan sebagai bentuk kontribusi konkret perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Rhieng Blang, khususnya dalam pencegahan ISPA melalui perbaikan kualitas lingkungan,” ujarnya.

 

Sebagai bentuk komitmen keberlanjutan, kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bibit tanaman kepada pihak desa agar gerakan penghijauan dapat terus dilaksanakan oleh masyarakat setempat. Diharapkan, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan demi kesehatan bersama.

 

King Li

 

Pos terkait