Indonesia Investigasi
PEKALONGAN – Indonesia investigasi.com – Polres Pekalongan – Polda Jateng – Meski Operasi Lilin Candi 2025 secara resmi telah berakhir, Polres Pekalongan memastikan tidak akan mengendurkan pengamanan di titik-titik keramaian. Melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), korps berseragam cokelat ini tetap “tancap gas” menjaga objek wisata alam guna menjamin keamanan pengunjung, Sabtu (03/01/2026).
Salah satu fokus utama patroli kali ini adalah Objek Wisata dan juga tempat keramaian. Kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang masih menikmati sisa libur awal tahun, sekaligus sebagai upaya preventif mencegah tindak kriminalitas.
Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K. M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak boleh terputus meski operasi khusus telah usai.
“Meskipun Operasi Lilin Candi 2025 sudah berakhir, Polres Pekalongan bersama jajarannya tetap meningkatkan kehadirannya di tengah masyarakat. Melalui KRYD, petugas hadir langsung di lokasi wisata guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung sekaligus mencegah kriminalitas dan gangguan kamtibmas,” ujar Ipda Warsito, S.H., Sabtu (3/1).
Petugas secara aktif menyisir lokasi wisata untuk memberikan imbauan langsung. Fokus utama petugas adalah keselamatan fisik pengunjung, terutama anak-anak yang bermain di sekitar obyek wisata.
“Kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dan memperhatikan keselamatan anak-anak serta keluarganya. Jangan sampai lepas dari pengawasan, apalagi saat beraktivitas,” tambah Ipda Warsito.
Tak hanya soal keselamatan di lokasi, Ipda Warsito juga mengingatkan para wisatawan untuk selalu waspada terhadap potensi kejahatan jalanan maupun pencurian di area parkir.
“Masyarakat kami minta menjaga barang bawaan masing-masing dan selalu waspada terhadap kejahatan Curas, Curat, dan Curanmor (3C). Selain itu, faktor keselamatan berkendara menuju lokasi wisata,” jelasnya.
( Ari)







