Ketua WAG Syedara Lon Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Bireuen

 

Indonesia Investigasi

BIREUEN — Pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Bireuen, duka dan penderitaan masih dirasakan ratusan warga. Hingga kini, banyak keluarga terdampak masih bertahan di barak-barak pengungsian maupun di rumah yang terendam, dengan keterbatasan kebutuhan pokok sehari-hari.

 

Bacaan Lainnya

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian nyata datang dari Ketua Grup WhatsApp (WAG) Syedara Lon, Teuku Bantasyah yang akrab disapa Tu Banta. Pada Kamis, 1 Januari 2026, Tu Banta turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga korban banjir di sejumlah wilayah terdampak di Kabupaten Bireuen.

Bantuan tersebut bersumber dari donasi yang dihimpun melalui WAG Syedara Lon. Dari gerakan solidaritas ini, berhasil dikumpulkan dana sebesar Rp13.250.000, hasil partisipasi anggota grup serta para donatur asal Bireuen yang saat ini berada di luar daerah. Dana tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bantuan sembako dan kebutuhan pokok, berupa beras, telur, minyak goreng Minyakita, mie instan (Indomie dan Eko Mie), pakaian, serta bahan kebutuhan dasar lainnya. Seluruh bantuan yang disalurkan merupakan barang baru dan layak konsumsi, bukan pakaian bekas.

Tu Banta yang juga menjabat sebagai Ketua Partai Perubahan Kabupaten Bireuen menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian sosial dan panggilan kemanusiaan, tanpa memandang latar belakang apa pun.

 

“Di saat seperti ini, yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar janji, tetapi kehadiran dan aksi nyata. Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Grup Syedara Lon serta para donatur yang telah dengan tulus menyisihkan rezekinya. Solidaritas inilah yang membuat kita tetap kuat sebagai satu keluarga besar,” ujar Tu Banta.

Adapun wilayah sasaran bantuan meliputi:

– Desa Balee Panah, Kecamatan Juli

– Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan

– Gampong Pante Lhong dan Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng

– Kecamatan Samalanga

– Kecamatan Jeumpa

-Kecamatan Kuta Blang

Wilayah-wilayah tersebut merupakan kawasan yang terdampak cukup parah dan masih membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak.

Aksi cepat dan kepedulian Tu Banta bersama WAG Syedara Lon mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Di tengah kecemasan dan keterbatasan para korban banjir, bantuan ini menjadi penguat harapan dan penyemangat untuk bertahan serta bangkit kembali.

 

Di sela-sela lumpur, air mata, dan kecemasan para korban banjir, masyarakat Bireuen menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Tu Banta. Terima kasih bukan sekadar atas bantuan yang dibawa, tetapi atas kehadiran yang menguatkan, atas langkah kaki yang memilih turun ke lokasi saat banyak yang hanya menyaksikan dari kejauhan. Di saat warga kehilangan banyak hal, Tu Banta hadir membawa harapan bukan dengan kata-kata manis, melainkan dengan tindakan nyata.

 

Bagi para pengungsi, Tu Banta bukan sekadar nama atau jabatan, melainkan saudara yang datang di saat paling dibutuhkan. Di tengah dingin malam pengungsian dan perut yang belum terisi, bantuan yang disalurkan menjadi bukti bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan hati yang tidak berpaling. Atas nama kemanusiaan dan persaudaraan, masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Tu Banta, karena telah mengingatkan bahwa di tengah bencana, kita tidak pernah benar-benar sendiri.

 

Di saat banjir menguji ketangguhan sosial dan nurani bersama, solidaritas anggota WAG Syedara Lon dan para donatur menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan masyarakat Bireuen masih hidup dan menyala. Di tengah musibah, kepedulian tetap menjadi jalan paling mulia.

 

Teuku Fajar Al-Farisyi

Pos terkait