Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah I Bandar Lampung Turun Kejalan, Sosialisasikan Kepatuhan Membayar PKB dan BBNKB

FOTO : Kepala UPTD 1 Bandar Lampung Bobiansah Stianegara, S. Sos., M.M bersama Mitra kerja Jasa Raharja Mengikuti kegiatan Razia atau Operasi Keselamatanan krakatau 2026.

 

Indonesia Investigasi 

BANDAR LAMPUNG –  Kepala UPTD 1 Bandar Lampung Bobiansah Stianegara, S. Sos., M.M bersama Mitra kerja Jasa Raharja Mengikuti kegiatan Razia atau Operasi Keselamatanan krakatau 2026 yang dilaksanakan oleh Polresta Bandar Lampung di Jalan pangeran Antasari.Bandar Lampung, Kamis 5 Febuari 2026.

Pada kegiatan tersebut UPTD I berkempatan memberikan sosialisasi Kepatuhan membayar PKB dan BBNKB bagi pemakai kendaraan yang berlalu lintas di jalanan.

Bacaan Lainnya

Kepala UPTD 1 Samsat Bandar Lampung, Bobiansah Stianegara, S. Sos., M.M mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan motivasi kepada wajib pajak agar tetap semangat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan Wujud keperdulian UPTD 1 Samsat Bandar Lampung dalam meningkatkan pelayanan publik, mendekatkan diri dengan masyarakat, serta membangun citra positif instansi di mata wajib pajak. Dan kami juga berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi pelayanan yang terbaik , jelas Bobiansah.Kepala UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah I Bandar Lampung.

Satlantas Polresta Bandar Lampung juga mengimbau masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya Polri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Bandar Lampung.

Serta Menghimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 demi terciptanya situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif.

Operasi yang mengusung tema “Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dalam Rangka Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H” ini akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dalam bentuk Operasi Harkamtibmas Kepolisian Mandiri Kewilayahan.

Operasi ini mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif, persuasif, dan humanis, serta didukung penegakan hukum secara elektronik melalui ETLE statis dan mobile serta teguran simpatik.

Tujuannya adalah meningkatkan disiplin berlalu lintas, menurunkan angka fatalitas kecelakaan dan pelanggaran, membangun budaya tertib lalu lintas, serta menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif menjelang Idul Fitri 1447 H.

 

Hendrik Iskandar

Pos terkait