Indonesia Investigasi
MAYBRAT — Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, personel Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 764/IB kembali melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat di Kampung Kumurkek, Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat. (26/6/2026)
Dalam semangat gotong royong dan kebersamaan, personel dari Pos Kumurkek dan Pos Aisyo bergandengan tangan bersama seluruh elemen masyarakat membangun gereja yang nantinya menjadi pusat ibadah, pembinaan rohani, serta pemersatu warga.
Sejak pagi hari, prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan pembangunan, mulai dari mengangkat material, mencampur semen, memasang struktur bangunan, hingga merapikan area sekitar lokasi. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan terlihat jelas, mencerminkan semangat persatuan yang telah terjalin erat antara Satgas dan masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 764/IB dalam mendukung pembangunan fasilitas umum, khususnya rumah ibadah yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.
Kehadiran Satgas tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perbatasan, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi.
Komandan Satgas menegaskan bahwa Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 764/IB berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan, menjadi solusi atas berbagai permasalahan, serta terus mempererat hubungan kekeluargaan dengan seluruh warga.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosial, karya bakti, pelayanan kemasyarakatan, hingga partisipasi aktif dalam setiap kegiatan dan agenda yang diselenggarakan di kampung-kampung binaan.
Melalui semangat “Bersama Rakyat TNI Kuat”, Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 764/IB berharap pembangunan gereja ini dapat segera selesai sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat beribadah dengan nyaman. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan gotong royong ini juga diharapkan semakin mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling peduli, serta memperkuat semangat membangun wilayah perbatasan yang aman, damai, dan sejahtera.
Garuda Pelindung dari Ufuk Timur — Berani, Setia, Berhasil.
(Pen Yonif 764)
King Li
