Indonesia Investigasi
ACEH UTARA — Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil yang akrab disapa Ayah Wa kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat terdampak bencana dengan menyerahkan bantuan Jaminan Hidup (Jadup) tahap II secara simbolis kepada korban banjir bandang.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di balai desa Kecamatan Tanah Jambo Aye, Jumat (17/4), dan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Jamaluddin, Asisten I Sekdakab Dayan Albar, Kepala Dinas Sosial P3A Fakhrurrazi, serta Kepala PT Pos Indonesia Cabang Lhokseumawe Willy Abdillah, para camat, dan masyarakat penerima manfaat.
Dalam sambutannya, Ayah Wa menegaskan bahwa penyaluran Jadup ini merupakan bagian dari program stimulan tahap kedua bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara beberapa waktu lalu.
“Alhamdulillah, hari ini kita telah menyerahkan secara simbolis bantuan Jadup tahap kedua untuk masyarakat di Tanah Jambo Aye dan Seunuddon. Penyaluran ini akan terus berlanjut ke wilayah lainnya,” ujar Ayah Wa.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak mendapatkan haknya tanpa terkecuali. “Kita tidak ingin ada masyarakat yang terdampak banjir terlewatkan. Semua harus mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Ayah Wa juga menginstruksikan kepada seluruh geuchik di wilayah terdampak untuk segera melakukan pembaruan dan validasi data penerima bantuan. Hal ini dinilai penting guna memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran serta menghindari persoalan administrasi di lapangan.
“Bagi data yang masih belum valid atau belum terverifikasi, kami minta segera diperbaiki. Insyaallah, kita akan upayakan seluruh masyarakat terdampak banjir bandang mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tegasnya.
Adapun jumlah penerima bantuan Jadup tersebar di beberapa kecamatan, yakni Baktiya sebanyak 615 kepala keluarga (KK), Langkahan 93 KK, Muara Batu 439 KK, Sawang 1.898 KK, Seunuddon 292 KK, serta Tanah Jambo Aye sebanyak 1.010 KK.
Total anggaran yang digelontorkan dalam program stimulan tahap II ini mencapai Rp23,21 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp18,21 miliar dialokasikan untuk bantuan Jadup, sementara Rp5 miliar lainnya digunakan untuk pemenuhan isi hunian serta stimulan ekonomi bagi masyarakat terdampak.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia guna memastikan distribusi berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran.
Di akhir sambutannya, Ayah Wa mengajak masyarakat untuk tetap kuat dan bangkit dari musibah yang terjadi. Seruan “Aceh Utara Bangkit” pun disambut antusias oleh warga dengan jawaban serempak, “Bangkit, Bangkit, Bangkit!”
Salah seorang penerima bantuan, Khadijah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. “Jadup yang diserahkan hari ini sangat berarti bagi kami untuk memenuhi kebutuhan hidup pascabanjir,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Geuchik Alue Capli, Effendi. Ia mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang terdampak bencana.
“Bantuan Jadup ini sangat berarti bagi masyarakat terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima,” pungkasnya.()
King Li







